contoh perencanaan bisnis

Contoh Perencanaan Bisnis dan Cara Membuatnya

Mau bikin perencanaan bisnis tapi bingung mulai dari mana? Yuk, simak ulasan contoh perencanaan bisnis dan cara membuatnya berikut ini!

Menjadi pebisnis tangguh memang bukanlah perkara mudah. Karena ada banyak hal yang harus kamu lakukan. Mulai dari mikirin modal, nyari tempat, sampai urusan membuat perencanaan bisnis.

Karena yang namanya bisnis perlu perencanaan yang matang loh, nggak boleh ngasal. Dan hal inilah yang harus kamu pelajari dengan baik.

Apalagi nih, cara membuat perencanaan bisnis juga nggak mudah. Terutama bagi kamu memang baru banget di dunia bisnis.

Mungkin masih ada yang tanya, kenapa sih harus buat perencanaan bisnis?

Ya jawabannya simple sih, karena dengan adanya perencanaan yang matang akan membuat bisnis kamu lebih kokoh dan terarah, nggak mudah terombang ambing.

Karena ternyata, banyaknya kasus pebisnis bangkrut, stagnan, dan lain sebagainya ya karena nggak ada perencanaan bisnis yang matang.

Maka, sebagai generasi milenial, rasanya udah nggak zaman lagi deh kalau bisnis cuma modal ikut-ikutan, lalu membangun bisnis prematur yang udah pasti bakalan ngerugiin kamu sendiri. Udah rugi materi, rugi waktu lagi.

Oke, buat yang ingin terjun ke dunia bisnis, kamu bisa baca artikelnya sampai tuntas ya! Karena kami bakalan sharing cara membuat perencanaan bisnis yang bisa kamu pelajari.

Selain itu, nanti juga bakalan ada contoh-contohnya supaya lebih gampang dimengerti.


Baca juga: Apa Itu Etika Bisnis? Ini Pengertian, Prinsip, dan Contohnya


Cara Membuat Perencanaan Bisnis

contoh perencanaan bisnis

Terjun ke dunia bisnis memang cukup menantang dan menggiurkan. Meskipun demikian, kamu juga perlu tahu cara membuat perencanaan bisnis yang matang.

Kegiatan yang gampang-gampang susah ini juga lumayan memakan waktu loh. Maka, sebelum ngebahas cara membuat perencanaan bisnis, kamu perlu tahu dulu apa itu perencanaan bisnis.

jadi, perencanaan bisnis merupakan blueprint ataupun cetak biru dari bisnis yang akan kamu jalankan. Kalau istilah kerennya mah ‘business plan’ ya.

Nah, bisnis yang ada pada pengertian business plan ini adalah bisnis yang kamu miliki sendiri ataupun bisnis yang kamu jalankan dengan pihak lain.

Adapun tujuan dari dibuatnya perencanaan bisnis adalah agar kamu lebih fokus meraih tujuan di awal.

Karena kalau nggak punya perencanaan, maka bisnis yang kamu jalankan tuh pasti bakalan ngambang dan nggak jelas arahnya mau ke mana.

Lalu, bagaimana cara membuat perencanaan bisnis yang baik dan benar itu? daripada bingung simak langkah demi langkahnya berikut ini!

1. Membuat ringkasan eksekutif

Cara membuat perencanaan bisnis yang pertama adalah dengan membuat ringkasan eksekutif ataupun executive summary.

Ringkasan ini penting banget loh ya. Karena isinya tuh berkaitan dengan berbagai hal yang memang langsung berkaitan dengan bisnis yang akan kamu jalankan.

Ketika membuat ringkasan ini, kamu harus bisa membuat dan mengemasnya sebaik mungkin, malah kalau bisa ya semenarik mungkin deh!

Kenapa? Supaya para pembaca merasa terkesan dengan bisnis yang nantinya akan kamu operasikan, khususnya bagian depan ya.

Karena biasanya nih, kalau bagian depannya aja menarik, pasti bakalan membuat orang lain penasaran dan berspekulasi, bahwa isinya juga bakalan sebagus bagian depan.

Nah, isi dari ringkasan ini sederhana kok, cuma kayak deskripsi sederhana nan singkat mengenai bisnis kamu, kapan akan mulai beroperasi, hingga kira-kira inovasi apa sih yang kiranya akan kamu tawarkan?

Dan pada umumnya nih, ringkasan bisnis ya paling cuma dua halaman doang, yang di dalamnya tuh ada:

  1. Sejarah bisnis kamu. Buatlah sejarah yang baik ya. Agar bisa menjadi kesan tersendiri bagi siapapun yang mengetahui bisnis kamu.
  2. Pihak yang terlibat sekaligus bertanggung jawab pada bisnis kamu, kalau ada strukturnya juga dimasukin ya!
  3. Kemudian ada rencana untuk mengembangkannya bagaimana.
  4. Keadaan keuangan seperti apa. Nah, hal ini perlu dicantumkan. Apakah kamu akan menjalankan bisnis dengan menggunakan modal sendiri atau dengan orang lain.
  5. Jenis barang atau jasa yang akan kamu tawarkan. Untuk bagian ini, kamu bisa menjelaskan singkat saja terkait barang atau jasa yang bakalan kamu tawarkan. Manfaatnya apa sih bagi para konsumen, jangan lupa juga untuk menuliskan keunggulan dari barang atau jasa yang kamu tawarkan.
  6. Ya kamu juga harus memasukkan lokasi bisnis kamu dengan baik dan benar ya! Nah, kamu juga harus menjelaskan kondisi lokasinya, apakah berupa tempat sewaan, atau malah punya kamu sendiri, dan perlu juga memasukkan informasi luas tanah. Dalam masalah pemilihannya sendiri kamu tentu tahu harus memilih daerah yang seperti apa ya. Seperti lokasinya yang strategis, ramai lalu lalang orang, dan lain sebagainya.
  1. Jelaskan singkat saja terkait bisnis yang kamu jalankan bergerak di bidang apa. Dalam hal ini, kamu harus bisa menjelaskannya dengan singkat, padat dan jelas ya!

2. Merancang bagian Pendahuluan

Cara membuat perencanaan bisnis yang kedua adalah dengan merancang pendahuluan, di mana pendahuluan ini akan menjadi bagian bab I.

Jadi, kalau kamu sudah selesai membuat ringkasan, kamu bisa melanjutkannya dengan membuat bagian Pendahuluan ya!

Nah, bagian pendahuluan adalah isi dari perencanaan kamu yang nantinya akan kamu eksekusi.

Dan isi dari bab I mah biasa, ada latar belakang kenapa kamu akan membangun bisnis, yang di dalamnya kamu bisa saja memasukkan alasan kenapa sih kamu memilih bisnis ini.

Dan yang paling penting, di bagian Pendahuluan ini juga ada visi misi bisnis yang akan kamu jalankan.

3. Merancang peluang

Cara berikutnya adalah dengan merancang peluang ataupun opportunity.

Di bagian peluang ini, kamu akan memberikan berbagai penjabaran terkait hal-hal yang memang berkaitan dengan masalah di dalam bisnis, kemudian solusinya, hingga ide-ide cemerlang yang akan kamu tawarkan.

Pada bagian ini, kamu mesti bisa memberikan keunikan dan inovasi terbaik dari bisnis yang akan kamu bangun.

4. Membuat eksekusi

Cara membuat perencanaan bisnis yang selanjutnya adalah dengan membuat eksekusi.

Setiap ada masalah, pasti ada solusinya. Iya kan?

Nah, sama halnya dengan tahapan berbisnis. Ketika ada input yang merupakan masalah, maka akan menghasilkan output, alias solusi.

Dan hal ini bukan lagi rahasia umum ya. Maka, ketika akan mengeksekusi bisnis, kamu bisa melakukan beberapa tahapan ini:

  • Menemukan masalah dan solusi

Cara membuat eksekusi pertama ialah dengan menemukan masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat yang kira-kira bisa dijadikan sebagai peluang bisnis.

Kamu bisa mencantumkan berbagai masalah yang sudah kamu temukan. Hal ini agar para pelanggan tahu apa sebenarnya solusi yang kamu tawarkan kepada publik.

Cara menemukan masalah ini ya dengan melakukan riset identifikasi ya.

  • Mengemukakan solusi

Nah, kalau proses riset identifikasi masalah aman, kamu bisa mengemukakan solusi yang kamu tawarkan. Solusi inilah yang akan menjadi produk jualan kamu, baik berupa produk fisik maupun jasa atau layanan.

Dan di sinilah penilaian apakah bisnis kamu memang layak untuk beroperasi atau malah sebaliknya.

  • Target pasar

Setelah mengidentifikasi masalah yang ada, plus menawarkan solusi, kamu bisa menentukan target pasar kamu siapa.

Jadi, target pasar ini sangat berkaitan dengan siapa sih yang nantinya akan kamu tawarkan produk kamu? Hal ini tentu akan sesuai dengan produk yang kamu tawarkan.

Kalau sudah, kamu bisa menetapkan pelanggan yang kiranya ideal terhadap bisnis kamu. Dalam hal ini, jangan lupa buat riset kecil-kecilan ya!

  • Merencanakan pemasaran

Berikutnya adalah merencanakan strategi pemasaran yang tepat, atau sistem penjualan produknya nanti seperti apa.

Ketika kamu sudah selesai berurusan dengan target pasar, maka untuk membuat rencana pemasaran pasti bakalan mudah.

  • Penentuan komposisi

Jika rencana pemasarannya sudah fix, maka kamu bisa menentukan komposisinya. Dan hal ini tergantung sih dengan jenis bisnis apa yang akan kamu jalankan.

  • Menentukan harga

Membuat eksekusi yang terakhir adalah dengan menentukan harga produk atau jasa yang kamu tawarkan.

5. Menetapkan team composition

Ketika sedang membuat perencanaan bisnis, maka kamu harus bisa menentukan tim komposisi atau team composition.

Hal ini karena tim komposisi ini sangat penting loh, terutama bagi para investor yang mungkin akan memberikan modal terhadap bisnis kamu. Bisa saja kan?

6. Membuat rencana keuangan

Cara membuat perencanaan bisnis yang selanjutnya adalah dengan membuat rencana keuangan. Bagian ini terletak di bagian bab akhir ya!

Dan bagian rencana keuangan ini dianggap mempunyai peranan yang sangat penting. Karena para investor pasti membutuhkan yang namanya perhitungan profit.

Di dalam rencana keuangan ini tuh biasanya terdapat keterangan modal, keuntungan yang akan diperoleh, dan lain sebagainya.


Baca juga: Apa Itu Proses Bisnis? Berikut Contoh dan Pengertiannya


Contoh Rencana Bisnis Kuliner

kebab
babarafi.com

Di sini akan kita contohkan perencanaan bisnis kuliner berupa kebab Turki yang kini sedang hype-hypenya.


I. Ringkasan Eksekutif

Bisnis yang akan saya kembangkan adalah usaha di bidang kuliner yaitu kebab Turki. Hal ini dikarenakan saya ahli dalam resep kebab atas pengalaman saya menjadi koki restoran Turki.

Selain itu, produk serupa juga belum banyak dijual di pasaran, sehingga kemungkinannya dapat bersaing dengan kompetitor-kompetitor kuliner jalanan lainnya.

Lokasi yang strategis yaitu di daerah kampus juga merupakan salah satu motivasi untuk mendirikan usaha ini.

II. Data Bisnis

Nama                       : Kebab Turki Attaturk

Tempat                    : Perumahan Puri Hutama, Yogyakarta

Basis Operasi            : Bantul

Bentuk Usaha          : Outlet kebab Turki

III. Visi dan Misi

Visi:

Menjadi suatu usaha padat karya yang sukses di bidang kuliner yang menghadirkan menu kebab Turki yang berkualitas dan kekinian.

Misi:

  1. Membuka outlet-outlet kebab dalam bentuk gerobak di spot-spot yang nyaman dan strategis.
  2. Menyajikan menu kebab Turki yang original dan berbagai variasinya.

IV. Deskripsi Bisnis

Usaha outlet kebab Turki dipilih karena kebab merupakan makanan khas Turki yang kini sedang hype di Indonesia, termasuk di Yogyakarta. Ini merupakan terobosan baru dalam hal jajanan kuliner jalanan di Yogyakarta yang itu-itu saja.

Maka dari itu, prospek usaha kuliner kebab Turki cukup menjanjikan, apalagi mengingat jenis makanan ini sedang tren di masa sekarang dan belum banyak penjual kebab yang menyajikan menu kebab yang original dan berkualitas.

V. Analisis Pemasaran

1. Produk

Produk yang direncanakan untuk diproduksi adalah makanan kebab Turki. Konsep penjualannya akan berbentuk outlet gerobak yang didesain minimalis dan kekinian dan tersebar spot-spot strategis sekitar kampus di Yogyakarta.

Sajian  kebab tersebut akan dikemas dalam bentuk kemasan karton dengan desain yang minimalis dan kekinian untuk kebutuhan branding nama Kebab Turki Attaturk.

2. Lokasi

Rumah pusat produksi usaha ini bertempat di Perumahan Puri Hutama Yogyakarta. Adapun outlet-nya untuk Langkah awal akan tersebar di wilayah kampus UMY, ISI, dan UAD.

3. Harga

Untuk harganya sendiri, Kebab Turki Attaturk menawarkan 3 varian menu dengan harga yang berbeda-beda:

  • Kebab Original : Rp 15.000,-
  • Kebab Jumbo : Rp 18.000,-
  • Kebab Mini : Rp 10.000,-

Dengan harga tersebut, Kebab Turki Attaturk menawarkan sajian kebab Turki yang original dengan ketebalan daging sapi asli dan sayuran, serta resep yang khas.

4Promosi

Untuk mengenalkan kebab Turki Attaturk ke konsumen, maka akan dilakukan langkah-langkah promosi sebagai berikut:

  • Berlaku masa promosi selama 1 bulan dengan menawarkan diskon 50% all item.
  • Penyebaran pamflet-pamflet promosi di pinggir jalan dan tempat-tempat strategis lainnya.
  • Pembuatan akun Instagram yang nantinya akan diisi konten-konten seputar kebab Turki dan ciri khasnya untuk mendatangkan followers yang nantinya akan menjadi pelanggan kebab Turki Attaturk.

VI. Analisis Peluang Pasar dan Pesaing

1. Peluang Pasar

Peluang pasar pada bisnis ini cukup menjanjikan mengingat lokasinya di kampus-kampus karena memang menargetkan pemuda-pemudi pelajar dan mahasiswa yang bermukim di sekitar kampus.

Tren kuliner yang saat ini menjamur di Indonesia juga menjadi salah satu pemicu munculnya ide bisnis kebab ini. Di pasaran, sudah banyak menu jajanan jalanan yang biasa dijajakan seperti martabak, roti bakar, atau camilan lainnya, namun tidak dengan kebab yang masih sangat jarang dijual di pasaran.

2. Tingkat Persaingan

Melihat belum banyaknya penjual kebab di pasaran menjadikan bisnis ini bisa terbilang masih rendah persaingan. Terlebih lagi, tren kuliner kebab kini sudah menjamur di kota-kota besar lainnya.

VII. Analisis Keuangan

1. Modal Perlengkapan

BarangJumlahEstimasi Harga
Mesin kebab1 unitRp 2.200.000
Panci1 unitRp 350.000
Wajan1 unitRp 270.000
Kompor1 unitRp 230.000
Nampan1 unitRp 28,000
Serbet1 unitRp 28,000
Piring50 unitRp 100,000
Sendok50 unitRp 50,000
Garpu10 unitRp 10,000
Gelas10 unitRp 60,000
Talenan1 unitRp 22,000
Meja2 unitRp 900,000
Kursi9 unitRp 900,000
TotalRp 5.148.000

2. Modal Bahan Baku

BarangJumlahEstimasi Harga
Tortilla30 packRp 720,000
Daging sapi5 kgRp 600,000
Bawang putih20 kgRp 640,000
Bawang bombay30 pcsRp 270,000
Cabai merah5 kgRp 490,000
Ketumbar30 pcsRp 225,000
Jahe30 pcsRp 135,000
Garam10 pcsRp 100,000
Lada hitam10 pcsRp 100,000
Margarin10 pcsRp 100,000
Yoghurt plain20 pcsRp 560,000
Saus tomat10 botolRp 210,000
Mayonnaise10 botolRp 240,000
Selada air5 kgRp 125,000
Timun15 pcsRp 75,000
Tomat10 kgRp 100,000
Kemasan100 unitRp 120,000
Sabun cuci piring5 pcsRp 40,000
Gas15 pcsRp 300,000
Sewa tempat30 hariRp 1,500,000
Air dan listrik30 hariRp 450,000
TotalRp 7.100.000

 3. Pemasukan

Harga 1 PorsiTarget Penjualan HarianTarget Penjualan BulananPemasukan Bulanan
Rp 15.00050 porsi1.500 PorsiRp 22.500.000

4. Keuntungan

Modal Perlengkapan          : Rp 5.148.000

Modal Bahan Baku             : Rp 7.100.000/bulan

Pemasukan                        : Rp 22.500.000/bulan

  1. Estimasi keuntungan bulan pertama bisa mencapai Rp 10.252.000.
  2. Untuk bulan-bulan selanjutnya karena tidak ada pengeluaran modal perlengkapan (kecuali ada penyusutan barang), maka keuntungan bersih bisa mencapai Rp 15.000.000 (setelah dikurangi biaya penyusutan barang sebesar Rp 400.000).

Baca juga: 10 Sekolah Bisnis Terbaik di Indonesia


Download Contoh Perencanaan Bisnis (.docx)

contoh perencanaan bisnis

Selain contoh di atas, kamu juga bisa mendownload contoh perencanaan bisnis kuliner di link ini:


Download file: Contoh-Rencana-Bisnis (2)


***

Nah, mungkin sekian dulu pembahasan cara membuat perencanaan bisnis yang baik dan benar. kalau kamu kini memang sedang merencanakan suatu bisnis, jangan lupa sharing di kolom komentar ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *