jenis jenis gitar

Klasifikasi Jenis-Jenis Gitar beserta Spesifikasi dan Penggunaannya

Memaparkan klasifikasi jenis-jenis gitar yang berdasarkan dari bentuk, sumber suara, ciri-ciri, dan karakteristiknya.


Gitar merupakan alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik, baik dengan jari atau plektrum (pick gitar). Gitar terdiri dari bagian bodi pokok dengan bagian leher yang padat sebagai tempat senar yang umumnya berjumlah 6.

Secara tradisional, gitar terbuat dari berbagai pilihan jenis kayu dengan senar yang terbuat dari nilon atau baja (tergantung jenis gitar). Beberapa gitar modern terbuat dari polikarbonat. Secara umum, gitar terbagi menjadi dua jenis, yaiut: gitar akustik dan gitar elektrik.

Namun secara spesifik, di sini kita klasifikasikan jenis-jenis gitar berdasarkan bentuk, mekanisme, dan karakterisitiknya.


Baca juga: 10 Alat Musik Modern Paling Populer


Jenis Gitar Akustik (Accoustic)

bagian gitar akustik
wikipedia

Gitar akustik merupakan jenis alat musik gitar yang menghasilkan bunyi dari getaran senar gitar yang dialirkan melalui sadel dan jembatan (bridge) tempat pengikat senar ke dalam ruang suara. Suara yang telah dialirkan ke dalam ruang suara ini akan beresonansi terhadap kayu badan gitar.

Seluruh bagian gitar akustik umumnya terbuat dari kayu dengan senar berbahan baja atau nilon. Jenis dan kualitas kayu serta jenis senar yang digunakan tentu akan mempengaruhi suara yang dihasilkan.

Berikut ini adalah jenis-jenis gitar akustik yang berdasarkan bentuk, karakteristik, dan mekanisme suara yang dihasilkan.

1. Gitar Senar Baja (steel-string)

gitar akustik
amazon.com

Gitar senar baja merupakan gitar akustik yang paling umum digunakan, gitar untuk pemula, dan bisa dikatakan sebagai instrumen dasar untuk para pencipta lagu. Instrumen yang serba guna, kaya akan nada dan resonansi, serta menjadi instrumen wajib untuk para musisi.

Seperti namanya, gitar senar baja memiliki senar yang terbuat dari bahan baja dan memiliki 14 sampai 16 fret. Secara umum memang lebih keras dan seringkali dapat membuat sakit pada jari ketika memainkannya, namun senar baja dapat menghasilkan suara yang lebih melengking dan bright sehingga lebih fleksibel untuk memainkan berbagai genre musik.


Baca juga: Mengenal Struktur Bagian-Bagian Drum yang Wajib diketahui bagi Drummer!


2. Gitar Klasik

Gitar spanyol, begitu memang biasanya gitar klasik ini disebut, karena memang tempat asalnya dari Spanyol. Gitar klasik memiliki ukuran badan yang lebih ramping daripada gitar senar baja. Selain itu, ia menggunakan senar nilon (bukan baja).

Ukuran leher gitar klasik juga tak lebih panjang dari gitar senar baja. Jumlah fret pada gitar klasik hanya 12 hingga 14 sampai body gitar. Penggunaan senar dari bahan nilon pada gitar klasik menghasilkan karakter suara yang tebal, lembut, dan romantic yang cocok digunakan pada musik klasik.


Baca juga perbedaan antara gitar senar baja dan senar nilon di sini.


3. Gitar Flamenco

Gitar flmenco merupakan instrumen senar nilon lain di samping gitar klasik yang sama-sama berasal dari Spanyol. Gitar ini juga sama-sama tidak memiliki fleksibilitas luas seperti gitar senar baja, karena umumnya digunakan untuk toque, yaitu bagian bermain gitar pada seni flamenco dari Spanyol.

Gitar flamenco dibuat lebih ringan dengan atasan yang lebih tipis daripada gitar klasik yang menghasilkan kualitas karakter suara yang lebih terang dan perkusif. Gitar flamenco secara tradisional terbuat dari kain cypyp Spanyol, sycamore, atau rosewood untuk bagian belakang dan samping, kemudian pohon cemara untuk bagian atas.

Salah satu perbedaan lagi yang terlihat dari gitar flamenco dengan gitar klasik adalah ukuran fretboard-nya yang lebih lebar. Gitar flamenco kebanyakan menjadi pilihan musisi atau orang-orang yang gemar memainkan not dengan variasi panjang.

Cara memainkannya pun sedikit berbeda dengan gitar klasik atau gitar pada umumnya. Untuk jelasnya, beberapa musisi gitar flamenco bisa kita saksikan sebagai acuan: Paco De Lucia, Vicente Amigo, Sabicas, Diego Del Gastor, Serranito dan Paco Pena.

4. Gitar Resonator

Gitar resonator merupakan gitar akustik yang suaranya berasal dari satu atau lebih kerucut logam yang berputar (resonator), bukan berbahan kayu pada body bagian atasnya. Pada gitar ini, kita juga tak akan menemukan lubang suara karena telah digantikan dengan piringan bundar yang berguna untuk menyembunyikan resonator kerucut.

Awalnya, gitar resonator dirancang supaya suara yang dihasilkan menjadi lebih keras dibanding dengan gitar berbahan dasar kayu pada umumnya. Gitar kayu dianggap tidak mampu bersaing dengan instrumen lainnya pada pduan musik orkestra.

5. Gitar Baja

Gitar baja ini berasal dari kebudayaan orang-orang Hawaii. Gitar ini memiliki beban yang cukup berat jika dibandingkan dengan gitar pada umumnya, sehingga cara memainkannya pun harus dipangku.

Gitar baja terdiri dari dua jenis gitar, lap guitar dan gitar dengan pedal yang dimainkan secara horizontal di atas pangkuan. Dengan cara kaki kiri menekan instrumen pada pedal, sedangkan kaki kanan digunakan untuk mengatur volume pada pedal.

Untuk lap guitar, cara memainkannya dengan diaruh di atas pangkuan atau di atas meja. Memainkannya pun bukan dengan menekan senar pada fretboard dengan jari, melainkan menggunakan metal bar.

6. Gitar 12 Senar

Sesuai dengan namanya, gitar ini memiliki 12 senar yang digabungkan berpasang-pasang, sehingga secara sekilas tetap terlihat seperti 6 senar. Dengan paduan 12 senar, gitar ini dapat menghasilkan nada suara yang lebih jernih dan jelas.

Untuk memainkan gitar ini dengan benar, kita harus menekannya lebih kuat agar tidak menghasilkan suara yang fals. Gitar 12 senar ini sangat baik untuk progress akord penuh dan tebal yang seringkali beresonansi dengan cara yang sepertinya lebih dari satu gitar dimainkan.


Baca juga: Klasifikasi Jenis-Jenis Piano beserta Spesifikasi dan Penggunaannya


Jenis Gitar Elektrik/Listrik

bagian gitar listrik
leadgitarist.wordpress.com

Berbeda dengan gitar akustik yang menghasilkan bunyi dari resonansi getaran senar, gitar elektrik membutuhkan beberapa pickup untuk mengubah bunyi atau getaran dari senar gitar menjadi arus listrik yang kemudian dikuatkan kembali menggunakan seperangkat amplifier dan loud speaker.

Gitar elektrik pertama kali digunakan oleh gitaris-gitaris jazz yang menggunakan amplifier hollow bodies untuk mendapatkan suara yang lebih besar. Gitar elektrik merupakan instrumen kunci dalam perkembangan musik yang bermula sejak 1940 dengan munculnya Chicago Blues, rock n’ roll, dan blues rock 1962.

Setidanya, kita hadirkan di sini 4 jenis gitar elektrik yang bermunculan seiring dengan perkembangannya:

7. Gitar Solid Body

gitar les paul
billsmusic.com

Gitar solid body merupakan gitar listrik paling serbaguna dibanding sesamanya, sehingga gitar ini menjadi gitar yang paling populer dan paling umum dijual dan dimainkan. Dengan berbekal keterampilan pemain dan aksesoris yang digunakan, gitar listrik dapat diandalkan untuk memainkan berbagai genre musik, dari musik jazz, blues, hingga rock, dan heavy metal.

Seperti namanya, gitar ini terdiri dari sepotong kayu padat (solid) yang tak dilengkapi dengan soundhole (lubang resonansi) seperti pada gitar akustik. Body gitar sejenis ini bisa terbuat dari 2 hingga 12 lapis dalam satu kayu utuh. Semakin banyak lapis kayu pada sebuah body, maka akan semakin rendah tingkat sustain dan resonansinya.

Pickups dan kelistrikan dipasang pada bagian dalam gitar, Dengan bentuk gitar solid yang beragam, desain gitar yang paling populer adalah Les Paulm Stratocaster, Telecaaster, dan Gibson SG.

8. Gitar Semi-Akustik

Gitar elektrik semi-akustik barangkali tampak seperti gitar solid body, namun gitar semi-akustik ini memiliki hollow sound box besar yang terletak pada body gitar agar dapat menghasilkan suara yang nyaring sehingga tidak memerlukan amplifier  ketika dimainkan di ruangan kecil.

Sound box pada gitar semi-akustik terbuat dari bahan metal sehingga mampu menghasilkan kualitas suara yang berbeda dengan gitar akustik. Jenis gitar ini dapat dimainkan sebagai gitar akustik sekaligus gitar listrik. Dengan harga yang relatif mahal, gitar ini menyediakan bentuk, ukuran, kedalaman body, dan potongan ruang yang beragam.

9. Gitar Elektrik-Akustik

jenis gitar akustik elektrik
bukalapak.com

Gitar elektrik-akustik (gitar akustik-elektrik atau listrik-akustik) pada dasarnya adalah gitar akustik yang mampu menghasilkan suara yang luar biasa baik secara alami atau menggunakan amplifier.Gitar Gitar ini memiliki lubang resonansi seperti gitar akustik, namun pimped keluar secara elektronik.

Jenis gitar ini dapat dipasangkan dengan pickup, mikrofon built-ini, atau bahkan sensor Piezo yang sangat sensitif untuk mengambil getaran agar diperkuat dan dikirim ke mixer atau perangkat perekam yang lain.

10. Gitar Archtop

Gibson ES-175
Gibson ES-175 /long-mcquade.com

Gitar archtop merupakan gitar listrik dengan semi-hollow body  dan steel string yang umumnya sangat digandrungi oleh musisi jazz hampir di seluruh dunia. Tampilan luarnya, gitar ini tampak sama seperti gitar akustik atau elektrik, bahkan seringkali dikira sebagai biola besar oleh orang awam.

Namun berbeda dengan gitar akustik, gitar archtop memiliki top body yang terbuat dari bahan maple, sementara gitar akustik umumnya memakai bahan kayu spruce. Ketika dimainkan, suara gitar archtop cenderung seperti gitar elektrik dengan sentuhan mellow.

Gitar archtop memang identik dengan musik jazz kareka karakter suaranya yang memang cocok dengan aliran tersebut. Bahkan salah satu gitar archtop paling terkenal, Gibson ES-175, pernah dipromosikan di atas panggung oleh Steve Howe, Wes Montgomery, dan Joe Pass.

Jenis Gitar Mini

Sesuai dengan namanya, gitar mini memang memiliki ukuran yang mini, setidaknya setengahnya dari gitar konvensional sehingga mudah dibawa untuk bepergian. Ada beberapa jenis gitar mini yang populer seperti gitar traveler, gitar akustik mini, gitar parlor, dan gitar tenor.

11. Gitar Mini Traveler

gitar mini traveler
amazon.com

Ukuran gitar konvensional yang besar tentu sangat tidak bersahabat jika dibawa bertualang oleh para pelancong yang hobi main gitar. Mereka tentu menginginkan gitar dengan bentuk dan spesifikasi khusus untuk memenuhi unsur kepraktisan bagi para gitaris di perjalanan.

Untuk menjawab itu, gitar mini traveler menawarkan body yang didesain dengan bentuk yang khas, ringan, dan sangat portable. Leher dan fretboard gitar akan tetap seperti gitar akustik biasanya namun dengan ukuran yang diperingkas sepraktis mungkin.

12. Gitar Akustik Mini

gitar akustik mini
inkuiri.com

Selain juga portable sehingga praktis untuk dibawa ke mana-mana, gitar akustik mini didesain sedemikian rupa sebagai hadiah untuk anak-anak yang memulai belajar gitar. Dengan ukurannya yang mini,dengan fretboard yang juga lebih kecil sehingga sangat cocok digunakan sebagai alat latihan pemula untuk si kecil.

13. Gitar Parlor

Jenis gitar parlor merupakan sesuatu yang istimewa di tahun 1800-an, terutama di Eropa. Ketika itu, gitar ini dilengkapi dengan senar nilon. Pada awal 1900-an, para musisi blues benar-benar membuat hentakan dengan gitar berukuran mini ini.

Gitar ini disebut dengan gitar parlor karena kerap digunakan di ruang tamu atau teras untuk menghibur tamu yang datang. Gitar parlor banyak disukai karena ukurannya yang kecil dan memiliki suara yang khas. Dulu, gitar ini umumnya dimainkan oleh wanita.

Popularitas gitar parlor bermula di awal abad ke-19 dan banyak digunakan sebagai instrumen musik bergenre folk dan blues. Seiring berjalannya waktu, gitar ini tak lagi diidentikkan dengan feminisme lagi, sehingga juga dipakai oleh musisi-musisi pria seperti Steve Howe (Yes) dan Ian Anderson (Jethro Tull).

14. Gitar Tenor

Gitar tenor adalah gitar bersenar empat yang berukuran sedikit lebih kecil dari gitar akustik. Instrumen ini pada mulanya dikembangkan dalam bentuk akustiknya oleh Gibson Guitar Company dan CF Martin & Company sehingga pemain tenor empat senar dapat melakukan double pada gitar.

Terkadang bodinya berbentuk seperti piramida atau lebih jarang lagi, dengan tubuh kayu seperti banjo bundar. Gitar tenor biasanya memiliki panjang skala yang sama dengan tenor banjo, yaitu antara 53 dan 58 cm.


Baca juga: 10 Alat Musik Modern Paling Populer


Gitar Bass

jenis gitar bass
amazon.com

Gitar bass adalah alat musik dawai dengan bentuk seperti gitar, namun ia memiliki tubuh yang lebih besar, leher yang lebih panjang, dan biasanya memiliki empat senar.

Bobot gitar bass juga relatif lebih berat daripada gitar elektrik biasa. Hal itu karena senarnya yang lebih tebal sehingga bodinya pun harus menggunakan bahan kayu yang lebih padat untuk menyesuaikan tekanan pada leher bass. Senar bass yang tebal untuk menjaga kerendahan nada dan kedalaman bunyi.

Dalam keluarga alat musik modern, gitar bass memiliki empat tipe, yaitu: bass elektrik, bass akustik, bass semi akustik, dan bass akustik-elektrik.

 


Bonus: Buku Belajar Gitar


 

2 komentar untuk “Klasifikasi Jenis-Jenis Gitar beserta Spesifikasi dan Penggunaannya”

  1. Ping-kembali: Jenis Gitar yang Biasa Digunakan: Ayo Kenali! - Pengetahuan Pintar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *