Apat Itu Affiliate Marketing? Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya

7 min read

affiliate marketing

Pernah denger istilah affiliate marketing? Berikut penjelasan lengkap seputar pengertian affiliate marketing, cara kerja, contoh, hingga bagaimana memulai bisnis affiliate marketing.

Perkembangan teknologi yang luar biasa terbilang sangat menguntungkan bagi banyak orang, terutama bagi kamu yang akan terjun ke dunia bisnis.

Selain itu, banyak juga loh yang sudah membuktikan, bahwa dengan mengandalkan perkembangan teknlogi, kita bisa menghasilkan uang, salah satunya adalah dengan menjadi seorang affiliate marketer.

Nah, cara satu ini terbilang ramai dilakukan. Saya yakin deh, kamu pasti pernah mendengar istilah affiliate marketing kan? Jika pernah, kamu pernah punya keinginan nggak sih buat ikutan menjalankan bisnis ini? Atau malah bingung bagaimana memulainya?

Tapi tenang saja, segala kendala yang kamu hadapi tentu bukanlah sebuah masalah yang besar ya, karena kamu bisa menemukan seluruh jawabannya di sini.

Buat kamu yang selama ini sudah melirik bisnis affiliate marketing tapi bingung mau memulainya darimana, tenang…, karena kami akan menjawabnya satu-persatu.

Yuk simak penjelasan tentang pengertian affliate marketing, cara kerja, dan contoh-contohnya berikut ini!

Apa Itu Affiliate Marketing?

Hal paling dasar yang akan kita bahasa adalah ‘apa sih affiliate marketing itu’? Karena bagaimanapun, ketika ingin terjun ke sebuah bisnis, pasti pertanyaan pertama yang muncul adalah ‘apa?’.

Jadi, secara sederhana, affiliate marketing adalah sebuah metode marketing atau metode pemasaran sebuah bisnis, dimana kamu akan memperoleh komisi dikarenakan sudah berhasil memasarkan produk dari si empunya bisnis, atau si pedagang.

Dan ternyata, bisnis ini nggak selamanya bersifat individu loh, karena sudah banyak kok sekelompok orang ataupun perusahaan yang memang menyediakan program ini buat diikuti oleh siapapun.

Ketika akan terjun ke bisnis ini, maka kamu akan menemukan tiga pihak penting yang langsung terlibat di dalamnya. Yakni merchant, affiliate, dan pelanggan.

Merchant itu apa sih? Affiliate? Pelanggan? Oke, biar nggak bingung, kita bahas one by one ya…

1. Merchant

Dalam affiliate marketing, kata ‘merchant’ mempunyai dua kata lain. Yaitu brand dan juga creator. Senyaman kamu saja deh nyebutnya apa. Dan pihak ini merupakan pemilik barang yang nantinya akan kamu pasarkan.

2. Affiliate

Pihak kedua adalah affiliate. Pihak kedua ini juga punya sebutan lain nih, yaitu publisher. Dari namanya aja udah ketebak ya, bahwa pihak kedua ini adalah pihak yang siap mempengaruhi banyak orang buat membeli barang dari si merchant tadi.

Dan biasanya nih, para affiliate pasti berasal dari kalangan influencer, blogger, hingga perusahaan yang memang bergerak pada bidang affiliate marketing.

So, buat kamu yang berprofesi sebagai seorang blogger, atau punya banyak followers Instagram, ini kesempatan kamu buat nyoba bisnis affiliate marketing ini loh!

3. Pelanggan

Pihak terakhir adalah pelanggan. Ya kalau ini sudah jelas ya… Bahwa pihak ini adalah pihak yang akan membeli produk yang telah dipromosikan atau ditawarkan oleh seorang affiliate tadi.

Sadar atau nggak, bisnis satu ini sudah mulai banyak banget dijalankan oleh masyarakat Indonesia, terutama yang punya blog ya.

Tak hanya itu saja, model marketing ini bahkan sudah mulai diterapkan oleh sejumlah perusahaan besar, termasuk di dalamnya Amazon. Yup, kamu bisa menjadi affliate dari Amazon.

Jadi, sayang banget kalau kamu nggak ambil kesempatan ini. Kapan lagi coba bisa berbisnis bersama perusahaan besar. Iya kan?

Tapi, meskipun sudah banyak perusahaan besar yang menawarkan program affiliate ini, kamu tetap harus selektif ya…

Dan usahakan untuk memilih program yang memang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kamu, agar ketika menjalankan bisnis affiliate ini kamu ngerasa lebih enjoy aja gitu.

Kan kalau udah enjoy mah, keuntungan yang didapat juga pasti banyak deh…


Baca juga: Apa Itu Bisnis Startup? Berikut Pengertian dan Contoh-Contohnya


Cara Kerja Affiliate Marketing

cara kerja affiliate marketing
pixabay.com

Setelah tahu pengertian affiliate marketing, kamu juga harus tahu sistem kerjanya. Supaya bisa menimbang, kira-kira worth it nggak sih buat kamu.

Jadi gini, affiliate marketer ataupun seorang affiliate akan memperoleh keuntungan dengan menjadi seorang sales di sebuah perusahaan. Nah, jika sudah menjadi seorang sales person, kamu bakalan mendapatkan keuntungan yang berbentuk komisi ataupun biaya referal ketika ada orang yang tertarik dan melakukan pembelian dengan promosi yang sudah kamu lakukan.

Dan biasanya nih, kamu bakalan mendapatkan banner ataupun link khusus dari perusahaan sebagai bahan promosi dan ditampilkan di website kamu.

Apabila kamu tertarik, maka langkah paling dasar yang mesti kamu lakukan adalah dengan mencari dulu merchant atau brand-nya, baik yang sifatnya individu, kelompok, atau bahkan perusahaan yang memang membuka dan menawarkan sistem affiliate marketing ini.

Jika sudah menemukan pihak merchant, kamu bisa mengajukan kerjasama ya, dimana penawaran kerjasama ini akan berujung pada ‘setuju atau tidak’.

Paling nggak, kamu udah riset dulu nih, dan tahu sedikit terkait cara kerja affiliate marketing ini.

Kelebihan Affiliate Marketing

Untuk menjadi seorang affiliate yang tangguh dan bisa menghasilkan profit yang besar, tentu kamu harus memiliki pijakan. Paling nggak, tahu apa sih kelebihan dari affiliate marketing.

Karena bagaimanapun, mengetahui kelebihan sebuah bisnis yang akan kamu jalankan adalah hal yang penting loh. Apalagi, mengingat sudah mulai banyak banget jenis bisnis yang bisa saja kamu pilih untuk dieksekusi.

So, yuk simak beberap kelebihan affiliate marketing berikut!

1. Modal kecil

Selama ini, banyak banget sih yang bilang, kalau dengan menjadi affiliate marketing, kamu nggak butuh apapun, alias tanpa modal. Dan menurut saya, pendapat ini terbilang berlebihan sih. Karena pada kenyataannya, nggak ada loh bisnis yang benar-benar tanpa modal sepeserpun.

Emang bisa gitu beli kuota pakai daun? Ya nggak bisa kan? Apalagi yang namanya bisnis online mah, pasti butuh yang namanya ‘paket data’, dan itu harus dibeli.

Nah, kalau dikatakan sebagai bisnis yang ‘modalnya kecil’ baru cocok. Jadi, salah satu keuntungan affiliate marketing adalah modalnya yang kecil. So, cocok banget buat kamu yang ingin bisnis tapi budget pas-pasan.

2. Bisnis jangka panjang

Keuntungan affiliate marketing yang kedua adalah bisa menjadi bisnis kamu dalam jangka panjang.

Alias bisa diulang-ulang. Ya karena jika kamu memasang iklannya ke website kamu ataupun ke media sosial yang kamu miliki, maka kemungkinan orang lain akan mengklik atau tertarik tentu bisa kapan pun dan dimanapun, sehingga keuntungannya juga pasti jangka panjang.

***

Itu dia dua kelebihan affiliate marketing. Dan sebenarnya masih ada sih beberapa keuntungan lainnya. Tapi, dengan dua kelebihan itu rasanya udah cukuplah membuat kamu yakin untuk menjalankan bisnis keren ini.


Baca juga: Pengertian Bisnis Internasional, Strategi, Contoh, Materi Lengkap!


Contoh Bisnis Affiliate Marketing

Nah gimana, apakah kamu sudah mulai tertarik buat gabung menjadi affililiate marketer? Tertarik lah ya, masak nggak. Wong keuntungannya banyak kok.

Jika kamu tertarik, maka kami sarankan untuk bergabung menjadi affiliate marketing di Bukalapak, Tokopedia, Tiket.com, Amazon, dan Ebay.

Karena kelima bisnis ini sangat menguntungkan bagi kamu. Daripada penasaran, yuk simak penjelasannya berikut.

1. Bukalapak

logo bukalapak
Bukalapak

Siapa sih yang nggak kenal Bukalapak? Saya kira, mayoritas masyarakat kenal dengan marketplace satu ini ya. Wajar sih, karena memang Bukalapak menjadi salah satu marketplace yang rajin banget melakukan promosi.

Dengan menjadi affiliate di Bukalapak, ada berbagai keuntungan yang kamu dapatkan. Pertama adalah, kamu bisa menjualkan lebih dari 100 juta produk dengan lebih dari 300 brand resmi atau official brand.

Selain itu, Bukalapak memberikan pilihan komisi yang cukup beragam dan tentunya kompetitif. Kamu bahkan bisa memaksimalkan affiliate ini untuk menambah pendapatan kamu.

Keuntungan lainnya adalah, media promosi yang cukup dinamis, dan pastinya tidak akan monoton. Bahkan, kamu mempunyai banyak kesempatan untuk menautkan link demi memperoleh lebih banyak komisi.

Kerennya lagi, ada pengaturan tautannya juga loh, ada juga aktivitas, hingga transaksi yang dapat kamu pantau di dashboard yang sudah terintegrasi.

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan dukungan yang penuh dari para Tim Afiliasi di Bukalapak, agar program yang tengah kamu jalankan bisa berjalan dengan lancar.

Untuk menjadi affiliate di sini juga mudah banget, kamu hanya perlu memilih offer, dan mendapatkan link affiliate kamu, kemudian tinggal promosikan saja linknya ke website atau akun meda sosial kamu.

Ketika ada pengunjung yang membuka link tadi, berkunjung ke Bukalapak dan membeli barang, maka waktunya mendapatkan komisi!

Penasaran? Langsung aja buka informasi selengkapnya di program affiliate Bukalapak.

2. Tokopedia

logo tokopedia
Tokopedia

Contoh bisnis yang menawarkan program affiliate marketing yang kedua adalah Tokopedia. Contoh satu ini juga nggak kalah terkenalnya dengan Bukalapak.

Nah, jika ingin menjadi affiliate di Tokopedia, maka ada beberapa syarat dan ketentuan yang meski kamu patuhi. Dan sangat dianjurkan untuk membaca syarat dan ketentuannya dengan sangat seksama, karena jika tidak, tentu akan berakibat fatal di kemudian hari.

Affiliate marketing di Tokopedia merupakan salah satu fitur TopAds yang sudah disediakan oleh Tokopedia, yang nantinya akan mempertemukan antara influencer atau blogger dengan para penjual agar bisa mengiklankan barang milik pedagangnya yang didijual di aplikasi lain.

Dan fitur ini hanya dapat dimanfaatkan oleh para pedagang di Tokopedia dan sudah mempunyai toko di sana ya. Dengan ketentuan, barang yang bisa ditawarkan hanyalah barang yang memang masih tersedia.

Nantinya, kamu akan mendapatkan komisi paling sedikitnya 1%.

Info selengkapnya, buka syarat dan ketentuan program affiliate Tokopedia.

3. Tiket.com

pengertian affiliate marketing
tiket.com

Buat kamu yang suka liburan dan travelling, kayaknya cocok banget deh buat jadi affiliate di Tiket.com. Secara, contoh affiliate marketing satu ini kan bergerak di bidang industri travel yang erat kaitannya sama jalan-jalan.

Tiket.com adalah wadah yang tepat buat kamu mulai berbisnis dan menjadi seorang affiliate marketer. Angka penjualan di sini cukup tinggi dan mereka juga senantiasa dapat menjaga keprecayaan semua konsumen.

Dengan begitu, keuntungan yang bakalan kamu terima juga pasti lumayan deh.

Dengan bergabung di tiket.com, ada berbagai keuntungan yang kamu peroleh, seperti benefit unggul, harga kompetitif, teknologi terkini, pendaftaran mudah, dan lain sebagainya.

4. Amazon

pengertian affiliate marketing
Amazon

Hingga kini, menjadi affiliate di Amazon merupakan dambaan banyak orang loh, karena memang se-menjanjikan itu. Khususnya bagi kamu yang seorang Youtuber dan juga Blogger.

Hanya saja, sistem menjadi affiliate di Amazon bukanlah perkara mudah. Namun bukan berarti nggak mungkin ya, karena untuk pengajuan affiliate kamu diterima, ya kamu disarankan mempunyai blog berbahasa Inggris.

Nggak mutlak sih. Tapi ya berdasarkan berbagai pengalaman orang-orang loh ya!

5. Ebay

affiliate ebay
ebay

Affiliate yang ditawarkan oleh Ebay memang nggak sepopuler Amazon. Tapi tetap saja, menjadi affiliate di situs satu ini juga terbilang cukup menguntungkan dan menjanjikan kok.

Hal ini karena Ebay memberikan penawaran yang keren lah, salah satunya adalah komisi yang ditawarkan mereka cukup tinggi. Sehingga, nggak ada salahnya deh buat kamu coba.

Bagaimana Menjadi Seorang Affiliate Marketer?

Oke, sekarang kamu sudah tahu apa itu affiliate marketing, kemudian sistem kerjanya seperti apa, contohnya apa saja. Maka langkah selanjutnya yang harus kamu tahu adalah bagaimana menjadi seorang affiliate marketing. Iya kan?

Ya kali kamu cuma pengen tahu aja, tapi nggak pengen action. Kan sayang banget. Apalagi nih, peluang yang ditawarkan oleh bisnis satu ini sangat menjanjikan loh.

Jadi gini, ketika kamu akan menjadi seorang affiliate marketer, kamu harus tahu dulu cara-cara atau langkah paling awal untuk memulainya.

  1. Pertama, tentukan dulu niche yang akan kamu geluti. Karena dengan niche yang tepat, tentu akan mempermudah kamu dalam menjalankannya.
  2. Kemudian, kamu bisa mencari layanan atau produk yang sesuai dengan niche yang sudah kamu pilih. Dan jangan lupa juga untuk riset sekalian terhadap program affiliate yang akan kamu pilih dan bagaimana sistem affiliate yang ditawarkan oleh perusahaan yang kamu pilih.
  3. Selanjutnya, cari tahu dulu gimana sih cara memasarkannya. Ya kalau kamu mau cara yang mudah cukup dengan menggunakan situs web ataupun blog ya. Atau simpelnya, kamu juga bisa banget kok memanfaatkan media sosial yang kamu miliki, kayak Facebook, Instagram, Telegram, dan lain sebagainya.
  4. Selanjutnya, silahkan riset dan mempelajari berbagai strategi internet atau algoritma internet, demi mengetahui gimana sih cara me-share link websitenya agar lebih efektif.
  5. Yang terakhir, kamu bisa mencari tahu juga terkait lisensi dan juga UU bisnis yang akan kamu pilih tadi.
  6. Udah deh, gitu doang!

Sistem Pembayaran Affiliate Marketing

Pembahasan terakhir adalah tentang sistem pembayarannya.

Jadi, setiap perusahaan yang menyediakan program ini tentu memberikan dan memiliki mekanisme pembayaran yang berbeda-beda. Dan pada umumnya, sistem pembayarannya tuh  ada tiga jenis, yaitu:

1. Pay per click

Sistem permabayaran yang pertama adalah pay per click. Sistem pay per click ini menawarkan sistem pemberian insentif kepada kamu dengan mengarahkan konsumen mengunjungi website merchant.

Yang artinya, kamu mesti menjalin engagement dengan semua konsumen, agar lebih mudah mengajak mereka buat pindah dari website affiliatenya ke website perusahaan.

2. Pay per lead

Sistem pembayaran yang kedua adalah dengan pay per lead. Dan sistem pembayaran satu ini menjadi salah satu sistem pembayaran yang terbilang lebih kompleks loh dibandingkan dengan pay per sale.

Karena komisi kamu akan diberikan tatkala merchants telah selesai mengkonversi leads. Yang artinya, kamu mesti dapat mengajak para konsumen buat mengunjungi website perusahaan yang menyediakan program affiliate tadi serta melakukan tindakan tertentu, seperti: mendaftar akun di website, berlangganan newslatter, mendownload, atau yang lainnya.

3. Pay per sale

Sistem pembayaran satu ini menjadi salah satu sistem pembayaran yang paling umum dalam dunia affiliate marketing. Di mana, merchant akan membayar kamu sesuai dengan persentase penjualan yang merupakan persentase dari harga penjualan kamu kepada konsumen.


Baca juga: Pengertian SWOT, Sejarah, Fungsi, dan Cara Penerapannya


***

Demikian penjelasan lengkap terkait pengertian affiliate marketing, cara kerja, contoh, hingga bagaimana memulai bisnis affiliate. Semoga nggak bosan ya dengan penjelasan yang panjang banget ini.

Dari penjelasan di atas, semoga kita bisa menjadi tahu apa itu affiliate marketing dan cara kerjanya, serta bisa memilih jenis bisnis mana yang patut kita jalankan.

Selain itu, kamu tahu dong mana sistem pembayaran yang sederhana dan simpel banget. Dan akhirnya, kamu bisa memilih sendiri perusahaan mana yang menawarkan sistem pembayaran paling simpel.

Kalau kamu pernah menekuni dan memiliki pengalaman di dunia affiliate marketing, jangan lupa sharing di kolom komentar ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *