pengertian musikalisasi puisi

Pengertian Musikalisasi Puisi, Memahami Definisi yang Sebenarnya

Memahami pengertian musikalisasi puisi yang sebenarnya.


Kita mungkin mengenal kelompok musik Bimbo yang bisa dikatakan sebagai penggebrak avant-garde musikalisasi puisi di Indonesia. Bimbo meminang sajak-sajak Taufik Ismail, Ramadhan KH, dan Wing Karjo, yang kemudian disambut meriah oleh publik.

Di Yogyakarta, ada Umbu Landu Paranggi, seorang seniman sastra yang cenderung menjauh dari popularitas, namun telah menghasilkan murid-murid seperti Ebiet G. Ade, Emha Ainun Nadjib, Ragil Suwarno Pragolapati yang selalu membawakan puisi-puisinya dengan musik.

Di Jakarta, ada duo seniman, Reda Gaudiamo dan Ari Malibu yang mengkhususkan diri pada karya musikalisasi puisi. Mereka hadir dengan karya musikalisasi puisinya dari tahun 1980-an yang sampai sekarang pun masih tetap eksis.

Lantas apa yang dimaksud musikalisasi puisi yang sebagian orang menganggap tak berdefinisi itu? Maka mari kita simak pengertian musikalisasi puisi dari para ahli.


Baca juga: Mengenal Unsur-Unsur Pembangun Puisi Lengkap


Pengertian Musikalisasi Puisi Menurut Para Ahli

Fikar w. eda
youtube

Kata “musikalisasi” kalau menilik pada KBBI berarti menjadikan sesuatu dalam bentuk musik. Di Wikipedia, musik puisi adalah genre seni dari seni pertunjukan yang merupakan hasil kolaborasi antara penyajian puisi dan musik.

Musikalisasi puisi sudah cukup lama eksis pada dunia sastra dan seni Indonesia, namun memang belum ada kesepakatan atau konvensi resmi soal definisi musik puisi.

1. Lukman Hakim

Menurut Lukman Hakim, musikalisasi puisi adalah upaya untuk menonjolkan unsur musikal, sehingga sebagai karya sastra bebentuk puisi dapat lebih jelas lagi di depan khalayaknya, unsur musikal merupakan jembatan bagi khalayak untuk berhubungan dengan sajak.

2. Dedi S. Putra

Menurut Dedi S. Putra, musikalisasi puisi adalah ungkapan musikal, instrumen, melodi, dan nyayian ucapan, yang memiliki nuansa makna kata ekplisit dan implisit. Penghayatan menjadikan puisi mendapat kemampuan ekstra untuk berkomunikasi karena pencarian yang diciptakan.

3. Fikar W. Eda

Menurut Fikar W. Eda, musikalisasi puisi merupakan salah satu bentuk ekpresi yang lain, yang disampaikan dengan menggunakan medium musik atau instrumen. Musikalisasi adalah salah satu bentuk ekspresi alternatif yang bagus untuk memahami karya sastra.

Fikar W. Eda merupakan seorang sastrawan dan penulis dari Aceh. Namanya dikenal lewat karya-karyanya yang dimuat di sejumlah surat kabar. Ia juga kerap tampil sebagai pembaca puisi atau narasumber.

Tahun 2019, Fikar terpilih sebagai salah satu penyair yang diundang dalam Pertemuan Penyair Nusantara yang dihadiri oleh para sastrawan dari enam negara Melayu serumpun; Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, dan Timor Leste.

4. Agus S. Sarjono

Musikalisasi puisi adalah mengubah musikalitas pada puisi menjadi lebih terasa, menjadi suatu musik yang bisa didengar.

5. Danardana

Menurut Danardana, musikalisasi puisi adalah kolaborasi apresiasi seni antara musik, puisi dan pentas. Dengan musikalisasi puisi, seseorang tidak hanya mendapat kesempatan mengapresiasi puisi dan musik, tapi juga mendapatkan kesempatan mengekspresikan apresiasi seninya itu di depan umum.

6. Supratman Abdul Rani

Menurut Supratman Abdul Rani, musikalisasi puisi sebagai upaya menampilkan puisi dengan jalan memasukkan unsur-unsur musik secara dominan. Akan teteapi, tujuan pemusikalisasi puisi bukanlah sekadar untuk menampilkan saja, di dalamnya ada upaya yang lebih jauh dari itu.

7. Arsie

Menurut Arsie, musikalisasi puisi adalah salah satu bentuk ekspresi sastra puisi dengan melibatkan beberapa unsur seni seperti irama, bunyi (musik) dan gerak (tari).

Berbagai Macam Bentuk Musikalisasi Puisi

pengertian musikalisasi puisi 6
pixabay.com

Pada dasarnya, belum ada kesepakatan resmi mengenai definisi musikalisasi puisi yang sebenarnya, meski sudah sejak lama seni musikalisasi puisi ini dipentaskan.

Ada yang berpendapat bahwa, musikalisasi puisi adalah penerjemahan puisi ke dalam bentuk musik. Jadi, dalam pementasan hanya ada penampilan instrumen musik yang menerjemahkan puisi tanpa ada pembacaan teks puisi.

Terlepas dari berbagai definisi yang berbeda-beda, musikalisasi puisi merupakan kesenian yang bersifat kreatif. Artinya, musikalisasi puisi dalam bentuk apapun didasari dari keinginan individual yang bersifat subyektif.

Dalam realitanya, ada yang menampilkannya dengan menyajikan puisi secara musikal, menggubah puisi menjadi sebuah lagu, atau membaca puisi dengan diringi musik.

1. Musikalisasi Puisi Lagu

Musikalisasi puisi lagu adalah penggubahan puisi menjadi sebuah lagu. Dalam pementasan, puisi diolah menjadi lirik lagu yang dinyanyikan dengan diiringi musik.

Musikalisasi puisi jenis ini sudah sejak lama dipentaskan di banyak seni pertunjukan. Kelompok musik Bimbo banyak meminang sajak-sajak Taufik Ismail seperti “Sajadah Panjang” dan “Panggung Sandiwara”.

Duo seniman dari Jakarta, Reda Gaudiamo dan Ari Malibu juga mengusung banyak karya musikalisasi jenis ini. Sudah sejak tahun 1980-an, sampai sekarang pun duo ini masih eksis dengan karya musikalisasi puisinya.

2. Musikalisasi Puisi Iringan

Musikalisasi Puisi Iringan adalah pembacaan puisi yang diiringi dengan permainan instrumen musik. Dalam pementasan, puisi tidak dinyanyikan seperti pada musikalisasi puisi murni, namun tetap dikolaborasikan dengan iringan instrumen musik seperti biola, gitar, atau semacamnya.

3. Musikalisasi Puisi Campuran

Musikalisasi puisi campuran adalah kombinasi antara musikalisasi puisi lagu dan iringan. Dalam pementasan, puisi dibaca secara murni dengan diiringi instrumen musik yang dipadukan dengan menyanyikan puisi yang sama.

Porsi pembacaan dan nyanyian bergantung pada ketepatan harmonisasi dan keselarasan melodisasi pada puisi. Pembacaan puisi dan lagu puisi yang diiringi instrumen memungkinkan menghasilkan kombinasi suara yang harmonis.

4. Musikalisasi Puisi Total

Musikalisasi puisi total adalah penerjemahan puisi ke dalam instrumen musik. Dalam pementasan hanya ada penampilan instrumen musik yang menerjemahkan sebuah puisi tanpa ada pembacaan teks puisi.

Unsur-Unsur Musikalisasi Puisi

unsur musikalisasi puisi
pixabay.com

Secara kesimpulannya, musikalisasi adalah penggabungan antara musik dan puisi dalam sebuah pertunjukan seni. Dari situ, bisa diketahui bahwa unsur musikalisasi puisi adalah melodi dan irama sebagai perwakilan dari musik, dan lirik sebagai perwakilan dari puisi.

Ketiga unsur tersebut dihadirkan dalam pementasan dalam bentuk apapun memungkinkan terciptanya bunyi yang harmonis dan penghayatan puisi dengan cara yang berbeda.


Baca juga: Macam-Macam Majas dan Contohnya, Beserta Penjelasan Lengkap


Beberapa Contoh Lagu Hasil Musikalisasi Puisi

Merah bercerita
tempo.co

Seiring dengan perkembangan musikalisasi puisi yang digebrak pertama kali oleh kelompok musik Bimbo pada era 70-an, di zaman edan ini, banyak dari musisi-musisi Indonesia yang menggubah puisi menjadi sebuah lagu.

Mari kita simak beberapa lagu yang merupakan hasil dari musikalisasi puisi.

1. Di Restoran – Ari Reda

Telah kita singgung di awal, duo seniman asal Jakarta ini mulai menelurkan karya-karya musikalisasi sejak era 80-an. Sampai sekarang, duo musisi ini masih eksis dalam karya-karya musikalisasi puisi.

Salah satu karyanya yang banyak digemari adalah Di Restoran. Lirik dari lagu ini merupakan hasil musikalisasi dari puisi milik Pak Sapardi Djoko Damono yang kabarnya merupakan dosen mereka di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Indonesia.

Di Restoran

Kita berdua saja duduk
Aku memesan ilalang panjang
Dan bunga rumput
Kau entah memesan apa
Aku memesan batu di tengah sungai terjal yang deras

Kau entah memesan apa
Tapi kita berdua saja duduk
Aku memesan rasa sakit yang tak putus
Dan nyaring lengkingnya
Memesan rasa lapar yang asing itu

Kita berdua saja duduk
Aku memesan ilalang panjang
Dan bunga rumput
Kau entah memesan apa
Aku memesan batu di tengah sungai terjal yang deras

Kau entah memesan apa
Tapi kita berdua saja duduk
Aku memesan rasa sakit yang tak putus
Dan nyaring lengkingnya
Aku memesan rasa lapar yang asing itu

2. Negriku Semakin Horor – Merah Bercerita

Kabarnya, sang vokalis dari band ini adalah putra bungsu dari sang aktivis, Wiji Thukul. Lagu-lagu yang dikembangkan pun merupakan hasil musikalisasi puisi-puisi sang aktivis.

Dengan karakter musik yang tegas, sang putra seakan mengingatkan kembali jiwa sang ayah yang hilang entah kemana.

Negriku Semakin Horor

Bersabada bagaikan maha benar
Monopolisme surga instan
Memotivasikan kemunduran
Konsepsi dasar kekonyolan

Menebar teror
Negeriku semakin horor
Negosiasi tirani, tangan-tangan kotor

Tikam menikam karena beda paham
Budaya mati, pluralisme tenggelam
Dan segala gema yang dijejakkan
Persetan konsep surga dan neraka

Bhinneka tinggal duka
Diskriminasi merata
Manusia berlomba-lomba
Orang-orang semakin gila
Termakan doktrin massa
Jadi penentu surga
Menghakimi manusia
Bangga membunuh Tuhannya

3. Derai-Derai Cemara – Banda Neira

Duo Banda Neira memang kerapkali membawakan lirik-lirik puitis dalam lagu-lagunya. Sayangnya, duo yang digawangi oleh Rara Sekar dan Ananda Badudu itu memutuskan bubar pada tahun 2016 silam.

Derai-Derai Cemara merupakan hasil musikalisasi puisi milik Chairil Anwar. Dibawakan dengan karakter musik folk mereka menghasilkan kombinasi suara yang khas.

Derai-Derai Cemara

Cemara menderai sampai jauh
Terasa hari akan jadi malam
Ada beberapa dahan ditingkap merapuh
Dipukul angin Yang terpendam

Aku sekarang orangnya bisa tahan
Sudah berapa waktu bukan kanak lagi
Tapi dulu memang ada suatu dahan
Yang bukan dasar pertimbangan kini

Hidup hanya menunda kekalahan
Tambah terasing dari cinta sekolah rendah
Dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
Sebelum pada akhirnya kita menyerah

***


Baja juga: Pengertian Puisi Baru, Ciri-Ciri, Jenis Beserta Contoh-Contohnya


Dari beberapa definisi yang dikemukakan oleh para ahli sastra, kemudian melihat bentuk-bentuk pementasan di realitanya, lalu mendengar karya nyata musikalisasi puisi oleh musisi-musisi ternama, setidaknya kita mendapatkan gambaran yang sebenarnya soal musikalisasi puisi di Indonesia.

Memang belum ada kesepakatan atau konvensi resmi tentang pengertian musikalisasi puisi yang sebenarnya. Namun dengan melihat secara langsung karya-karya nyata dari beberapa musisi, mungkin bisa menjelaskan dalam bentuk nyata terlepas dari perbedaan pendapat yang terjadi.

Mungkin sekian penjabaran seputar pengertian musikalisasi puisi ini. Semoga membantu!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *