prospek kerja akuntansi

20 Prospek Kerja Akuntansi beserta Tugas dan Gajinya

Kamu kuliah di jurusan akuntansi? Ketahui 20 prospek kerja akuntansi beserta tugas dan gajinya untuk masa depan kamu!

Bagi siswa SMA yang sebentar lagi lulus, dan berminat melanjutkan kuliah di bidang keuangan, informasi tentang prospek kerja akuntansi pasti sangat dibutuhkan.

Masuk jurusan akuntansi memang tidak semuanya menaruh minat, sebab akan dijumpai banyak angka dan perhitungan dalam proses pembelajarannya nanti.

Tapi tunggu dulu, masuk jurusan akuntansi tidak selamanya membosankan, karena ternyata punya banyak prospek kerja yang cukup menjanjikan.

Jurusan akuntansi akan mengajarkan kamu bagaimana cara membaca laporan keuangan termasuk merincinya dengan tepat.

Apalagi, prospek kerja akuntansi itu cukup banyak, tidak kalah dengan jurusan-jurusan kuliah lain yang sebetulnya lebih sulit.

Berikut ada sekitar 20 prospek kerja akuntansi yang bisa kamu jadikan referensi, termasuk apa saja tugasnya serta perkiraan gaji yang didapatkan.

1. Accounting Manager

Lulusan akuntansi, kamu berpeluang menjadi seorang accounting manager, yaitu posisi tertinggi dari akuntan lain di sebuah instansi atau perusahaan.

Profesi ini mengharuskan kamu untuk membuat keputusan keuangan suatu perusahaan berdasarkan data-data yang ada.

Accounting manager bisa dikatakan  sebagai pemimpin, untuk menduduki jabatan ini dibutuhkan kecakapan dalam komunikasi, penyusunan dan pengelolaan keuangan yang tepat, dan sebagainya.

Tugas seorang accounting manager ini tergolong kompleks, mulai dari mengawasi akuntan junior, para akuntan, hingga asisten lain dalam departemen.

Gaji yang bisa didapatkan dari seorang accounting manager ini cukup besar, karena bisa sampai 30 hingga 36 juta rupiah setiap bulannya.

Namun, besaran gaji tersebut masih bergantung pada faktor lain, seperti tempat kerja, atau pengalaman yang didapatkan.


Baca juga: 10 Prospek Kerja Administrasi Bisnis Paling Diminati


2. Financial Analyst

Kamu mungkin saja belum pernah mendengar profesi financial analyst, yang ternyata juga merupakan salah satu prospek kerja jurusan akuntansi.

Lingkup kerja profesi ini adalah penggunaan informasi keuangan sebagai dasar untuk mengambil keputusan dalam suatu bisnis.

Orang-orang yang bekerja sebagai financial analyst ini harus punya kemampuan analisis yang baik.

Selain itu, seorang financial analyst juga harus punya kemampuan khusus di bidang lainnya, seperti misalnya program komputer, karena sangat berkaitan dengan pekerjaan tersebut.

Seorang financial analyst juga dituntut untuk selalu up to date tentang bidang keuangan masa kini, hingga harus bisa memprediksi kondisi ekonomi di masa depan.

Cukup besar yang bisa kamu dapatkan jika mendalami profesi ini, sebab gaji per bulannya bisa mencapai 10 jutaan rupiah.

3. Auditor

Jasa auditor biasanya diperlukan oleh perusahaan atau organisasi sektor publik yang ingin meningkatkan pengawasan bidang keuangannya.

Biasanya, auditor bertanggungjawab untuk melakukan peninjauan catatan keuangan sekaligus memastikannya tetap akurat.

Lingkup kerja seorang auditor juga termasuk memastikan serta melaporkan bisnis perusahaan maupun instansi.

Auditor akan berfokus pada proses internal perusahaan atau organisasi, baik itu untuk mitigasi resiko hingga melakukan identifikasi bagian yang harus dihemat.

Menjadi seorang auditor, kamu akan digaji lumayan besar, rata-rata mencapai 10 juta per bulannya, dan akan meningkat seiring pengalaman yang kamu miliki.

4. Cost Accountant

Beberapa perusahaan besar pun, kini mencari seorang cost accountant, sehingga ini juga termasuk salah satu prospek kerja seorang lulusan akuntansi.

Tugas dari seorang cost accountant adalah menentukan biaya sebenarnya yang masih ada kaitan dengan penyediaan layanan atau pembuatan produk.

Lingkup pekerjaan profesi ini adalah melakukan penelitian dari semua biaya yang berhubungan langsung dengan rantai pasokan, hingga menyusun anggaran.

Termasuk juga bertanggungjawab untuk mengumpulkan, validasi, sinkronisasi data dalam rangka transparansi keuangan dan perbaikan proses.

Cost accountant pun bertanggungjawab penuh untuk memulai proses penutupan dan pelaporan akhir bulan untuk diserahkan pada pihak top manajemen.

Selain itu, profesi ini juga mengharuskan kamu untuk bisa menetapkan biaya standar dari suatu proses bisnis, mulai dari tenaga kerja, produksi, pengiriman, hingga administrasi.

Gaji seorang cost accountant rata-rata sekitar Rp 4 juta per bulan dan akan terus bertambah tergantung pengalaman yang dimiliki.

5. Credit Analyst Manager

Tugas utama dari seorang credit analyst manager adalah melaporkan data keuangan klien termasuk riwayat kredit, kebiasaan melakukan pembayaran, pendapatan tahunan, dan lainnya.

Seorang credit analyst manager pada umumnya akan ditugaskan untuk bekerja di bawah naungan perusahaan atau industri tertentu.

Untuk mendalami profesi ini, bukan hanya ilmu tentang akuntansi yang harus kamu pegang, tapi juga ketajaman bisnis yang kuat.

Pada industri atau perusahaan, profesi credit analyst manager akan bekerja di bagian pinjaman komersial atau devisi analisis kredit bank.

Profesi ini cukup banyak yang tertarik untuk mencoba, karena menjanjikan gaji besar sekitar Rp 8 juta per bulan.

6. Financial Advisor

Mungkin sebagian dari kamu masih kurang begitu tahu profesi financial advisor ini, padahal juga merupakan salah satu prospek kerja akuntansi yang cukup diminati.

Financial advisor juga disebut sebagai penasihat, jadi tugas utamanya adalah memberikan nasihat tentang keuangan kepada para klien.

Selain pengetahuan tentang keuangan, seorang financial advisor juga harus bisa membangun kepercayaan dari klien.

Termasuk, harus sangat cakap ketika melayani serta menanggapi beberapa pertanyaan maupun masalah yang dihadapi klien dengan baik.

Biasanya, klien yang membutuhkan jasa seorang financial advisor ini butuh rekomendasi pilihan investasi yang tepat.

Saat berhubungan dengan klien, seorang financial advisor ini harus bisa memperhitungkan banyak informasi terkait perubahan peraturan, tren ekonomi, sehingga klien aman dari resiko.

Gaji seorang financial advisor cukup besar, yaitu sekitar Rp 8 juta hingga Rp 11 juta rupiah.

7. Tax Accountant

Jika dibandingkan dengan profesi seorang akuntan biasa, tax accountant sebetulnya lebih sedikit sederhana, karena hanya berfokus pada pajak klien.

Akuntan biasa akan memeriksa dan mengurusi laporan keuangan klien secara menyeluruh, sehingga lingkup pekerjaannya sangat kompleks.

Jika kamu mendalami profesi tax accountant, lingkup pekerjaannya adalah memastikan klien sudah mematuhi semua undang-undang perpajakan yang berlaku.

Hal tersebut dimaksudkan supaya klien bisa terhindar dari kemungkinan pembayaran denda oleh pemerintah karena sesuatu alasan, seperti telat atau tidak mengikuti aturan yang berlaku.

Tugas utama dari seorang tax accountant adalah menawarkan nasihat pada para klien terkait perencanaan pajak yang tepat.

Gaji untuk profesi ini cukup besar dan menjanjikan, per bulannya kamu bisa mendapatkan sekitar Rp 4 juta, bahkan lebih, tergantung pengalaman yang kamu miliki.

8. Tax Consultant

Tax consultant atau konsultan pajak merupakan salah satu prospek kerja akuntansi yang saat ini cukup banyak diminati.

Jika diperhatikan, profesi ini sebenarnya cukup santai, namun membutuhkan pengetahuan yang luas terkait perpajakan dari segi hukum dan perspektif lainnya.

Seorang tax consultant harus mempunyai kemampuan komunikasi yang baik, selain pengetahuan perpajakan.

Tugas utama seorang tax consultant ini adalah harus bisa memberikan solusi dan pemecahan masalah pada kasus yang sedang dialami kliennya.

Gaji yang bisa kamu dapatkan saat mendalami profesi ini juga cukup menjanjikan, bisa sampai 5 hingga 10 juta rupiah tiap bulannya.

Jumlah tersebut bisa bertambah tergantung masalah yang sedang dihadapi oleh klien, makin kompleks, tentu saja fee-nya juga makin besar.

9. Budget Analyst

Profesi ini juga disebut sebagai bidang analisis anggaran yang tugasnya adalah membantu organisasi untuk mempertahankan anggaran yang seimbang.

Tanggung jawab profesi ini mulai dari membantu pengaturan laporan keuangan perusahaan, membantu eksekutif mengenai kebutuhan pendanaan, hingga menilai keputusan anggaran.

Lingkup kerja seorang budget analyst ini tidak hanya berfokus pada pengeluaran yang sudah berlalu saja, tapi juga saat ini.

Seorang budget analyst juga membantu perusahaan dalam perencanaan pembelian, menilai keuntungan dan kerugian pembelian, hingga membantu pemimpin perusahaan.

Gaji yang didapat oleh seorang budget analyst mulai dari Rp 4 juta hingga lebih, tergantung pengalaman.

10. Forensic Accountant

Menjalani profesi sebagai seorang forensic accountant ini, artinya kamu akan berkarir dalam bidang investasi keuangan.

Forensic accountant tidak akan jauh-jauh dari proses audit yang memang merupakan kemampuan basic para lulusan akuntansi.

Dalam menjalankan tugas, kamu membutuhkan keterampilan akuntansi, audit, serta investigasi dalam memeriksa keuangan individu maupun bisnis.

Profesi ini dibutuhkan bagi klien yang ingin mengungkapkan kasus penipuan maupun penggelapan dana sehingga dapat dipertanggungjawabkan di pengadilan.

Biasanya, orang yang menjadi forensic accountant ini akan bekerja di lembaga tertentu, seperti perusahaan asuransi, kepolisian, perbankan, pemerintahan, atau lembaga publik.

Gaji seorang forensic accountant rata-rata sekitar Rp 8 juta hingga Rp12 juta per bulannya.

11. Treasury Analyst

Ada beberapa tanggung jawab seorang treasury analyst, yaitu mengelola cash flow, pendapatan, utang, aset, serta kewajiban lainnya.

Sebetulnya, seorang treasury analyst ini tugasnya cukup bervariasi, bergantung pada tempat kerja masing-masing.

Ada yang bekerja di organisasi non-profit, tentu lingkup pekerjaannya akan berbeda dengan para treasury analyst yang bertugas di perusahaan bisnis atau lembaga pemerintah.

Ketika mendalami profesi ini, kamu dituntut untuk bisa melakukan analisis pola keuangan serta membuat proyeksi pendapatan dan pengeluaran.

Tugas lain dari seorang treasury analyst adalah membantu dalam pembangunan strategi investasi yang tepat untuk klien.

Gaji seorang treasury analyst adalah sekitar Rp 10 juta hingga Rp 12 juta, tergantung pengalaman yang kamu miliki.

12. Chief Financial Officer

Kamu sebagai lulusan akuntansi juga berpeluang untuk bekerja sebagai seorang chief financial officer (CFO) di perusahaan, loh.

Pada profesi ini, kamu akan bertugas sebagai seorang eksekutif senior yang punya tanggung jawab untuk mengelola keuangan perusahaan.

Selain itu, para CFO ini juga berperan dalam pelacakan aliran dana dan pembuatan perencanaan keuangan, termasuk juga melakukan analisis SWOT yang berguna dalam pengambilan keputusan-keputusan penting perusahaan.

Jika diperhatikan, CFO ini perannya mirip dengan seorang bendahara karena punya tanggung jawab dalam pengelolaan devisi akuntansi dan keuangan.

Gaji seorang chief financial officer mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 11 juta, tergantung pada pengalaman yang kamu miliki.

13. Assistant Controller

Lulusan akuntansi berpengalaman juga berkesempatan untuk mendalami profesi sebagai seorang assistant controller, baik bagi perusahaan atau organisasi.

Tanggungjawab-nya adalah mendukung penuh dalam usaha pengendalian perusahaan yang berhubungan dengan akuntansi, termasuk juga akuntansi manajerial, akuntansi lanjutan, hingga seluruh aktivitas keuangan perusahaan.

Beberapa keterampilan yang perlu kamu punya untuk mendalami profesi ini adalah komunikasi, kecakapan dalam berorganisasi, analisis, serta pengetahuan teknologi yang kuat.

Selain itu, ada hal-hal yang membuat kamu lebih diutamakan untuk diterima menduduki jabatan ini, mulai dari lulusan MBA atau dari luar negeri, punya pengalaman dalam bidang keuangan dan akuntansi minimal 5 tahun, dan sudah memegang sertifikat CMA atau CPA.

Gaji seorang assistant controller adalah Rp 4 juta dan terus bertambah sesuai pengalaman yang dimiliki.

14. Accounting Software Developer

Saat ini, pembuatan laporan keuangan sudah tidak menggunakan cara manual lagi, namun memanfaatkan teknologi yang kian canggih.

Kamu yang suka utak-atik aplikasi, atau menaruh minat besar dengan teknologi dan kebetulan lulusan akuntansi bisa mendalami profesi sebagai accounting software developer.

Tugasnya adalah memastikan apakah piranti lunak yang digunakan klien sudah bisa berfungsi dengan tepat.

Mulai dari untuk mengelola setiap akun transaksi, bisa menjalankan laporan evaluasi situasi keuangan, melakukan proses verifikasi dengan tepat, dan sebagainya.

Pada umumnya, seorang accounting software developer ini akan bekerja secara tim, Pasalnya, semua data akan dimasukkan dalam sistem dan akan menyangkut seluruh aspek moneter.

Gaji accounting software developer mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 8 juta setiap bulannya.

15. Compliance Officer

Tugas dari para compliance officer ini adalah memastikan perusahaan atau organisasi sudah mematuhi segala aturan dan kebijakan dari luar.

Tidak hanya itu saja, kamu yang bekerja sebagai compliance officer juga wajib memastikan apakah perusahaan sudah memenuhi aturan dan anggaran rumah tangga internal.

Selain itu, profesi ini juga mengharuskan kamu untuk bekerjasama dengan bagian staff manajemen untuk melakukan identifikasi dan pengelolaan resiko peraturan yang ada.

Perusahaan butuh profesi ini demi memastikan jika bisnis punya kontrol internal dan bisa mengelola dengan baik resiko yang akan dihadapi.

Jika misalkan ada pelanggaran peraturan, pihak kepatuhan harus memberikan sanksi yang sesuai untuk mencegah kesalahan tersebut terjadi lagi di masa depan.

Soal gaji, seorang compliance officer bisa memiliki gaji sebesar Rp 7 juta setiap bulannya.

16. BUMN

Lulusan akuntansi juga punya kesempatan besar untuk kerja di Badan Usaha Milik Negara atau BUMN.

Bekerja di BUMN akan memberikan banyak keuntungan, seperti mendapatkan gaji besar mulai dari Rp 4 juta hingga belasan juta rupiah, jenjang karir, tunjangan tinggi, hingga asuransi.

BUMN ini adalah perusahaan yang keseluruhan kepemilikan sahamnya, diatur dan dikelola langsung oleh pemerintah.

Beberapa contoh BUMN antara lain seperti PT Telekomunikasi Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia, PT Pertamina, dan masih banyak lagi.

Kamu lulusan akuntansi pun bisa memasuki salah satu BUMN tersebut, karena pasti membutuhkan bagian keuangan.

17. PNS

Para lulusan akuntansi faktanya bisa juga untuk mengejar impian menjadi seorang PNS.

Sebagian besar masyarakat Indonesia dari banyak kalangan memang terbukti mendambakan profesi PNS ini karena bisa memperoleh gaji dan tunjangan tetap.

Kamu harus tahu, jika setiap tahun saat diadakan seleksi penerimaan CPNS, lulusan jurusan akuntansi ini tidak pernah ketinggalan jatah kursi.

Manfaatkan saja untuk mengisi kursi-kursi tersebut dengan mencari jenis pilihan apa yang membutuhkan lulusan akuntansi.

Profesi PNS ini memiliki gaji mulai dari Rp 4 juta dan akan terus bertambah tergantung jabatan serta pengalaman bekerja.

18. TNI

TNI nyatanya juga termasuk salah satu prospek kerja akuntansi yang mungkin hingga sekarang belum pernah kamu ketahui.

Jika kamu ingin menjadi perwira TNI dengan kondisi lulusan akuntansi, sebaiknya lakukan pengecekan secara rutin website rekruitmen TNI.

Periksa dengan baik karena lulusan program studi yang dibutuhkan setiap tahunnya selalu berbeda-beda, tidak hanya lulusan akuntansi saja.

Saat lolos segala tahap recruitment yang ditetapkan, kamu akan otomatis ditugaskan di seluruh wilayah NKRI, dan harus bersedia menjalani ikatan dinas selama 10 tahun.

Gaji seorang TNI adalah sekitar Rp 2.500.000 dan akan terus bertambah sesuai tingkatan yang dimiliki.


Baca juga: 10 Prospek Kerja Agribisnis beserta Tugas dan Gajinya


19. POLRI

Menjadi lulusan akuntansi juga bisa memberikan kesempatan untuk menjadi seorang perwira polisi.

Sama dengan ketika ingin masuk TNI, kamu perlu melakukan pengecekan website POLRI secara rutin karena kebutuhan lulusan tidak selalu sama setiap tahunnya.

Sebelum bekerja menjadi bagian dari POLRI, kamu para lulusan akuntansi harus daftar dulu di SIPSS atau Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana.

Pendidikan yang harus ditempuh di SIPSS ini selama 6 bulan sebelum bisa dilepas langsung sesuai kebutuhan pekerjaan.

Gaji seorang POLRI mulai dari Rp 3.500.000 dan akan terus bertambah sesuai tingkatan yang dimiliki.


Baca juga: 20 Prospek Kerja Manajemen beserta Tugas dan Gajinya


20. Dosen

Lulusan akuntansi pun bisa memberikan kesempatan kamu untuk menjalani profesi sebagai seorang dosen atau pendidik.

Namun, sebelum bisa menjadi dosen, jika kamu hanya lulusan S1, ada baiknya teruskan dulu ke jenjang lebih tinggi untuk memperoleh gelar master atau doctor.

Sebab, sudah banyak universitas atau kampus masa kini yang hanya mau menerima tenaga pendidik dosen pemegang gelar doctor.

Menjadi seorang dosen ini kamu bisa mempergunakan seluruh pengetahuan yang sudah didapatkan di bangku perkuliahan untuk dibagikan pada orang lain.

Selain itu, gaji seorang dosen pun sangat menjanjikan, karena setiap bulan kamu bisa mendapatkan penghasilan sebesar 5 hingga 7 juta rupiah.

***

Itu dia tadi 20 prospek kerja akuntansi yang bisa kamu jadikan referensi untuk masa depan kamu. Cukup banyak, bukan?

Maka, jangan ragu lagi untuk masuk jurusan akuntansi jika kamu memang berminat.

Kalau kamu sekarang sedang menempuh pendidikan di jurusan akuntansi, atau sedang bekerja di bidang akuntansi, jangan lupa share pengalamanmu di kolom komentar, ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *