prospek kerja manajemen

20 Prospek Kerja Manajemen beserta Tugas dan Gajinya

Kamu kuliah di jurusan manajemen? Ketahui 20 prospek kerja manajemen beserta tugas dan gajinya berikut ini!

Bagi kamu yang sudah akan menempuh ujian akhir SMA, mungkin ada yang masih belum tahu kalau prospek kerja manajemen itu ternyata cukup banyak.

Kalau selama ini yang kamu tahu jurusan manajemen itu bergengsi, sangat banyak peminatnya, itu ternyata bukan omong kosong belaka.

Fakta membuktikan para lulusan manajemen bisa bekerja pada bermacam-macam profesi yang menawarkan gaji besar.

Prospek kerja manajemen sangat beragam, sehingga kamu jadi lebih mudah memilih profesi apa yang diinginkan.

Tak perlu berlama-lama lagi, berikut informasi tentang 20 prospek kerja manajemen yang bisa kamu jadikan bahan referensi untuk masa depan kamu.

1. Project Manager

Saat sudah resmi lulus dari kuliah manajemen nanti, kamu bisa mencoba menjadi seorang manajer proyek atau project manajer.

Profesi tersebut cukup dicari saat ini, karena beberapa perusahaan membutuhkannya, seperti perusahaan konstruksi, IT, dan lain sebagainya.

Seorang project manager memang punya tugas dan tanggung jawab yang cukup kompleks dan tergolong rumit.

Di antaranya adalah harus memastikan jika proyek pekerjaan dapat selesai tepat waktu, semuanya juga harus sesuai budget yang diberikan.

Selain itu, tugasnya juga mencakup pemahaman apa saja resiko yang mungkin diakibatkan oleh pelaksanaan proyek, hingga memastikan hasil yang diinginkan pasti tercapai.

Gaji yang didapatkan oleh seorang project manager rata-rata sekitar Rp 5 juta per bulan dan akan terus meningkat tergantung pengalaman.


Baca juga: 20 Prospek Kerja Akuntansi beserta Tugas dan Gajinya


2. Accounting Manager

Saat menempuh pendidikan manajemen, kamu juga pasti dibekali dengan kemampuan dan pengetahuan lengkap di bidang keuangan.

Oleh sebab itu, bukan tidak mungkin kamu bisa meraih mimpi menjadi seorang accounting manager handal.

Tugas utama dari seorang accounting manager adalah memastikan semua permasalahan yang menyangkut keuangan perusahaan bisa berjalan dengan baik.

Selain itu, accounting manager juga punya tugas khusus lain seperti menyiapkan laporan keuangan, hingga bertanggung jawab terhadap pengelolaan file akun.

Kamu juga terlibat dalam melakukan dokumentasi untuk keperluan perpajakan yang harus dibayar oleh perusahaan.

Gaji seorang accounting manajer ini begitu menjanjikan, sebab untuk perusahaan kecil menengah saja bisa mencapai 6 hingga 8 juta rupiah per bulan.

3. Human Resource Manager

Tidak hanya para lulusan hukum saja yang bisa menduduki jabatan sebagai human resource manager.

Kamu lulusan manajemen pun bisa dengan mudah mendapatkan jabatan tersebut, karena saat ini posisi sebagai manajer human resource begitu dibutuhkan.

Tugas utama dari seorang manager human resource sebenarnya bukan hanya sebatas melakukan rekruitmen karyawan saja, namun cukup luas.

Di antaranya adalah mengelola karyawan sehingga dapat bekerja dengan optimal sesuai dengan standar yang ditentukan perusahaan.

Tidak hanya itu saja, manajer human resource juga bertanggung jawab untuk mengawasi kegiatan dan kebijakan sumber daya sesuai dengan arahan top manajemen.

Human resource manager juga bertanggungjawab penuh dalam mengelola kompensasi tunjangan, keselamatan, hubungan kerja, hingga catatan pekerjaan.

Manajer HR ini dijanjikan gaji yang cukup besar dari perusahaan, yaitu sekitar Rp 6 juta sampai Rp 9 juta per bulannya.

4. Production Manager

Para lulusan manajemen juga bisa mendapatkan peluang untuk bekerja sebagai seorang production manager.

Tugasnya cukup banyak, yaitu melakukan manajemen teknik, pengendalian proses dalam produksi, hingga mengawasi jalannya produksi tanpa ada masalah yang timbul.

Kamu bisa bekerja di perusahaan berbagai sektor untuk menduduki jabatan ini, mulai dari sektor pertahanan, makanan, elektronik, hingga farmasi.

Dari sekian tugas yang dibebankan, tanggung jawab utama seorang production manager adalah memastikan seluruh proses manufaktur berjalan dengan efektif dan efisien.

Tidak hanya itu saja, kamu juga berperan dalam mengawasi proses produksi, menentukan standar kendali mutu, hingga menilai kebutuhan sumber daya produksi.

Meskipun tugas dan tanggung jawab seorang production manager cukup banyak, tapi tetap sepadan dengan gaji yang akan didapatkan.

Penentuan gaji akan bergantung dengan perusahaan apa yang memperkerjakanmu serta pengalaman yang sudah kamu dapatkan.

Namun, rata-rata gaji seorang production manager berada pada kisaran Rp 4 juta sampai Rp 10 juta per bulan.

5. Business Manager

Mendengar namanya saja sudah sangat keren, kamu bisa juga kok menjalani profesi ini ketika sudah lulus kuliah manajemen.

Sama kerennya dengan namanya, seorang business manager ini punya tanggung jawab cukup besar.

Kamu harus bertanggungjawab untuk mengawasi sekaligus memimpin karyawan dalam mengerjakan segala jobdesk miliknya.

Tugas utama seorang business manager yaitu memastikan adanya produktivitas serta efisiensi pada perusahaan.

Hal tersebut juga mencakup pada menetapkan strategi bisnis, mengawasi pekerjaan karyawan, hingga melakukan evaluasi tentang performa pekerjaan.

Untuk perusahaan kecil menengah, kamu mungkin digaji sebesar 5 hingga 10 juta rupiah ketika menduduki posisi tersebut.

6. Business Development Manager

Saat ini sudah makin banyak saja perusahaan baru yang memunculkan berbagai start-up dan berpotensi laris di pasaran.

Namun, karena termasuk barang baru, proses branding sangat dibutuhkan untuk mengenalkan produk tersebut ke lebih banyak konsumen.

Tugas branding ini bisa di-handle dengan baik oleh para business development manager, yaitu para lulusan jurusan manajemen.

Tidak hanya bertanggungjawab dalam branding produk saja, ada macam-macam jobdesk yang harus dilaksanakan oleh para business development menager.

Di antaranya adalah menyusun strategi pemasaran, melihat peluang bisnis, hingga melakukan penawaran produk baru sesuai kebutuhan pasar.

Selain itu, para business development manager juga punya tugas untuk melakukan kolaborasi dengan banyak mitra demi tujuan peningkatan pelayanan.

Seorang business development manager memiliki gaji rata-rata sekitar Rp 6 juta per bulan, tergantung pengalaman dan perusahaan yang ditempati.

7. Logistic And Distributor Manager

Ada yang sudah pernah mendengar profesi sebagai logistic and distributor manager sebelumnya, atau belum sama sekali?

Profesi ini bisa kamu tekuni setelah berhasil lulus menempuh pendidikan perkuliahan jurusan menajemen.

Tanggung jawab utama dari profesi ini adalah memastikan distribusi barang ke suatu tempat mencapai waktu yang tepat.

Kamu juga punya tugas penting yaitu memastikan produk sudah dikirimakan sesuai lokasi yang ditentukan dengan biaya optimal.

Selain itu, kamu juga ikut andil dalam transportasi, pergudangan, pengendalian stok barang, hingga memantau jalannya lalu lintas produk.

Gaji dari profesi ini adalah sekitar Rp 6 juta per bulan dan akan terus bertambah tergantung pengalaman yang dimiliki.

8. Supply Chain Manager

Para lulusan jurusan manajemen juga punya kesempatan besar untuk bekerja di bagian supply chain manager.

Tanggung jawab utamanya ketika kamu menduduki profesi ini adalah melakukan pengelolaan peralatan, perangkat, hingga urusan logistic dalam perusahaan atau suatu devisi.

Ada beberapa tugas yang harus dilakukan, di antaranya adalah mengatur semua langkah yang dibutuhkan saat harus membeli barang.

Selain itu, kamu juga harus mengirimkan barang produksi ke berbagai titik yang ditentukan, memastikan perusahaan membuat produk sesuai permintaan, dan lainnya.

Harus diketahui, jika bekerja sebagai supply chain manager ini, kamu harus punya pengalaman dalam manajemen proses serta pengembangan perusahaan.

Sebab, makin banyak pengalaman yang kamu miliki, selain memudahkan dalam bekerja, gaji yang ditawarkan pun semakin besar, yaitu sekitar Rp 8 juta per bulannya.

9. Risk Manager

Menjadi seorang risk manager juga termasuk salah satu prospek kerja manajemen yang bisa kamu jadikan referensi untuk masa depan kamu.

Profesi risk manager ini hadir karena fenomena ketidakpastian pasar dan keuangan yang saat ini sering terjadi.

Jika kamu menduduki profesi ini, tugas utamanya adalah melakukan identifikasi penyebab kerugian dalam produksi.

Selain itu, juga melakukan rekomendasi, melaksanakan pencegahan, hingga mengatur rencana untuk meminimalkan biaya produksi agar tidak sampai terjadi kerugian.

Kamu bisa bekerja di perusahaan besar atau secara independen dengan memilih menjadi konsultan yang menyediakan jasa layanan manajemen resiko.

Jika kamu memilih menjadi konsultan independen, pendapatan yang bisa didapatkan pastinya bisa diatur sendiri karena tarif bisa kamu tentukan sesuai keinginan.

Sementara itu, gaji yang didapatkan dari profesi ini adalah sekitar Rp 7 juta sampai Rp 8 juta setiap bulannya.

10. Financial Analyst

Ada banyak sekali sektor usaha yang membutuhkan seorang financial analyst, mulai dari sektor industri, keuangan, pemerintahan, hingga perbankan.

Menjadi seorang financial analyst ini, kamu dituntut untuk bisa melakukan permodelan keuangan sehingga perlu memiliki skill dalam bidang analitik yang kuat.

Skill analitik tersebut sangat kamu butuhkan dalam bekerja, terutama saat harus mengumpulkan beberapa data.

Dalam prakteknya nanti, kamu harus bekerjasama dengan bagian akuntansi untuk memastikan apakah laporan keuangan yang dibuat sudah akurat.

Kamu juga perlu ikut melakukan analisis data keuangan sehingga bisa jadi bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan masa depan.

Nanti, kamu akan dibantu banyak tools untuk memudahkan pekerjaaan, seperti SQL, Excel, Access, dan masih banyak lagi.

Gaji seorang financial analyst berkisar antara Rp 3 juta sampai Rp 4 juta setiap bulannya.

11. Data Analyst

Sampai sekarang, perkembangan teknologi informasi diketahui makin cepat berkembang, yang membuat jumlah data makin bertambah.

Hal tersebut membuat diperlukan seorang data analyst demi keperluan pengambilan keputusan bisnis atau kepentingan lainnya.

Profesi sebagai data analyst ini bisa juga kamu coba setelah nanti berhasil lulus dari jurusan manajemen.

Kamu bisa bekerja di bawah naungan perusahaan swasta maupun multinasional yang pastinya lebih bisa menjanjikan gaji besar, yaitu sekitar Rp 4 juta sampai Rp 18 juta setiap bulan.

Tugasnya meliputi melakukan analisis tren pasar, menyajikan hasil analisis untuk klien, serta beberapa tugas lain yang masih berhubungan dengan data.

12. Marketing Executive

Prospek kerja manajemen selanjutnya yang juga harus kamu ketahui adalah menjadi seorang marketing executive.

Profesi ini dibutuhkan di banyak sektor, seperti perusahaan, industri manufaktur, retailer, sektor pemerintahan, dan lainnya.

Tugas seorang marketing executive tentu saja masih berhubungan dengan langkah-langkah pemasaran produk.

Di antaranya adalah memaksimalkan serta meningkatkan penjualan produk, terlibat dalam promosi produk atau layanan, hingga menemukan ide produk terbaru.

Sementara itu, tanggungjawab-nya adalah berperan dalam usaha pengembangan strategi penjualan hingga mencapai target.

Marketing executive menjanjikan gaji yang cukup besar, antara 10 hingga 15 juta rupiah per bulan dan bisa meningkat jika kamu bekerja di perusahaan multinasional.

13. Actuarist

Saat ini, belum banyak yang mendalami profesi sebagai actuarist, maka ini kesempatan besar kamu untuk mencobanya.

Kalau kamu belum tahu, ilmu aktuaria adalah mempelajari tentang resiko keuangan di bidang asuransi dan keuangan.

Jangan khawatir, kamu yang berasal dari jurusan manajemen juga masih bisa mencoba mengambil pekerjaan ini.

Kamu bisa bekerja di perusahaan asuransi, dengan menggunakan ilmu aktuaria dan pengetahuan manajemen yang kamu miliki, kamu dapat memprediksi kematian individu pada usia tertentu.

Dari data tersebut, akhirnya bisa membantu perusahaan asuransi untuk menghitung jangka waktu pembayaran asuransi.

Gaji dari profesi actuarist adalah sekitar Rp 4 juta sampai Rp 25 juta per bulan tergantung pengalaman yang dimiliki.

14. Cost Lawyer

Ada yang tertarik menjadi pengacara tapi berasal dari jurusan manajemen, tidak perlu khawatir lagi.

Kamu bisa kok jadi cost lawyer, yaitu seorang pengacara yang tugasnya memastikan hubungan bisnis antar klien bisa terjalin dengan baik.

Ketika sudah terjalin hubungan yang baik, maka nantinya biaya hukum yang dibebankan bisa tepat dan efektif.

Lingkup pekerjaan seorang cost lawyer ini cukup bervariasi, ada yang hanya memberikan nasihat, sampai membantu melakukan perkiraan biaya dan anggaran.

Gaji seorang cost lawyer adalah sekitar Rp 4 sampai Rp 6 juta setiap bulannya.

15. BUMN

Kamu yang bermimpi kerja di salah satu perusahaan BUMN, bisa kamu coba setelah lulus dari kuliah manajemen.

Bekerja di BUMN ini banyak memberikan kamu keuntungan, mulai dari gaji dan tunjangan tinggi, jenjang karir yang jelas, asuransi, hingga tawaran beasiswa untuk melanjutkan studi.

Lagipula, BUMN menyediakan banyak sektor, seperti pertambangan, perbankan, konstruksi, jasa, farmasi, dan masih banyak lagi.

Kamu bisa coba apply di beberapa BUMN seperti PT. Pertamina, PT. Telkom Indonesia, PT. PLN, PT. Bank Mandiri, dan masih banyak lagi.

Untuk seorang fresh graduate, gaji yang didapatkan saat kerja di BUMN adalah sekitar Rp 3 juta sampai  Rp 4 juta.

16. Perusahaan Multinasional

Tidak lolos seleksi kerja di salah satu BUMN? Tak perlu berkecil hati, karena kamu tetap bisa mencoba di perusahaan multinasional.

Lagipula, bekerja di perusahaan multinasional ini tidak kalah menguntungkan, dan juga mampu memberikan gaji besar.

Kalau kamu belum seberapa paham apa itu perusahaan multinasional, yaitu perusahaan yang sudah punya biaya sangat besar.

Selain itu, salah satu ciri perusahaan multinasional adalah sudah memiliki kantor cabang yang tersebar di beberapa negara.

Contoh dari perusahaan multinasional itu adalah seperti Unilever, BMW, Toyota, Chevron, Google, dan masih banyak lagi.

Kamu dapat mencoba salah satu perusahaan tersebut dan dapatkan banyak keuntungan setelah bekerja di sana.

Gaji yang didapatkan saat kerja di perusahaan multinasional adalah sekitar Rp 5 juta per bulannya.

Selain itu, kamu juga berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman sistem kerja dengan standar internasional.

17. PNS

Setiap tahunnya, berbagai instansi atau lembaga pemerintahan selalu membuka peluang untuk menjadi seorang PNS.

Kamu yang berasal dari jurusan manajemen, bisa mencoba salah satu kursi jabatan yang disediakan oleh pemerintah tersebut.

Pilih saja yang sesuai kriteria kamu, yaitu lulusan sarjana manajemen, lalu lakukan tes sesuai prosedur.

Menjadi seorang PNS ini banyak keuntungannya, salah satunya adalah gaji mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 5 juta setiap bulan dan akan terus meningkat sesuai tingkatan yang dimiliki.

Lalu, Tunjangan yang kamu terima juga akan meningkat sesuai dengan lama waktu pengabdian, dan terpenting akan mendapatkan dana pensiun saat sudah berhenti bekerja.

18. Konsultan

Lulusan manajemen pun berkesempatan untuk menjadi seorang konsultan di perusahaan atau organisasi.

Tugas seorang konsultan ini adalah meningkatkan kinerja bisnis, memberikan saran, memberikan solusi pemecahan masalah, hingga mendorong pertumbuhan perusahaan.

Jasa seorang konsultan ini dibutuhkan untuk banyak sektor, mulai dari bagian SDM, teknologi informasi, dan lainnya.

Adapun peran konsultan adalah untuk memberikan audit untuk para klien, memberikan rekomendasi dalam melakukan perbaikan, hingga melakukan tindakan implementasi.

Gaji yang bisa kamu terima pun cukup besar, yaitu sekitar Rp 5 juta per bulan, tergantung di mana kamu bekerja dan pengalaman yang sudah kamu dapatkan.


Baca juga: 10 Prospek Kerja Kehutanan dengan Peluang dan Gajinya


19. Pengusaha

Sebetulnya, meskipun mindset kamu setelah lulus kuliah jurusan manajemen harus bekerja di perusahaan, kamu tetap bisa mengambil jalan lain, misalnya menjadi pengusaha.

Semua pengetahuan tentang manajemen yang sebelumnya sudah kamu dapatkan saat kuliah sudah bisa dijadikan bekal.

Kamu juga tidak perlu repot menyesuaikan kriteria pekerjaan yang sesuai seperti saat akan melamar di perusahaan.

Sebab, kamu sendiri yang akan mengatur jalannya bisnis tersebut termasuk berapa perkiraan omset yang bisa didapatkan.


Baca juga: 10 Prospek Kerja Agribisnis beserta Tugas dan Gajinya


20. Dosen

Kamu yang waktu kecil ingin jadi tenaga pendidik pun sudah bisa diwujudkan setelah lulus kuliah manajemen.

Namun, saat ini sudah banyak kampus atau universitas yang menerapkan persyaratan khusus, yaitu tenaga pendidik minimal harus lulusan S2.

Oleh sebab itu, ketika kamu ingin jadi dosen, ada baiknya kamu lanjutkan dulu pendidikan ke jenjang lebih tinggi yaitu sampai S2.

Kriteria umum lainnya yang perlu kamu miliki untuk jadi dosen adalah IPK minimal 3,50, sudah punya pengalaman mengajar 3 tahun, serta punya publik speaking yang baik.

Gaji yang bisa kamu dapatkan dengan menjadi seorang dosen bekisar antara 1,5 hingga 5,6 juta rupiah per bulan.

***

Itulah beberapa prospek kerja manajemen beserta tugas dab gajinya yang bisa kamu jadikan referensi untuk masa depan kamu.

Kalau kamu sekarang sedang menempuh pendidikan di jurusan manajemen, tidak perlu merasa salah jurusan lagi, ya. Jangan lupa cerita pengalaman kamu di kolom komentar!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *