tokoh musik klasik

15 Tokoh Musik Klasik Paling Berpengaruh Sepanjang Masa

Menyajikan nama-nama para tokoh musik klasik dunia yang paling berpengaruh dalam perkembangan musik klasik dalam masa peralihan Zaman Klasik ke Zaman Romantik.


Baca juga: Pengertian Seni Musik, Unsur-Unsur, dan Sejarahnya


1. Franz Joseph Haydn

tokoh musik klasik
wikipedia

Franz Joseph Haydin (31 Maret atau 1 April 1732 – 31 Mei 1809) merupakan salah satu komponis yang membawa pengaruh besar dari zaman klasik. Ia dijuluki “Bapak Kuartel Gesek” atau “Bapak Simfoni”. Haydin menghabiskan banyak waktu sebagai musikus untuk keluarga Eszterházy di Austria. Franz merupakan saudara laki-laki seorang komponis terkenal, Michael Haydin), dan seorang penyanyi tenor terkenal, Evangelist Haydin.

2. Franz Liszt

tokoh musik klasik
wikipedia

Franz Liszt atau Ferenc Liszt adalah seorang pianis, komposer, dan pengaba sekaligus seorang guru musik klasik dari Hungaria pada abad ke-19. Sebagai pianis, ia merupakan salah satu pianis terbesar dalam sejarah musik dunia. Semasa hidupnya, Liszt telah menulis sekitar 700 komposisi musik, termasuk di dalamnya lagu gerejawi dan puisi simfoni. Liszt mengajar dan memiliki sekitar 400 murid yang memperkenalkan musik baru di era romantisisme.

Liszt dilahirkan di Kota Ralding, Hungaria, pada 22 Oktober 1811 dan wafat pada 31 Juli 1886 di Bayreuth, Jerman.

3. Franz Schubert

franz schubert
wikipedia

Franz Schubert lahir pada 31 Januari 1797, merupakan seorang komponis berkebangsaan Austria. Sebelum menginjak di usia 20 tahun, Schubert telah menulis 6 simfoni. Secara keseluruhan, ia telah menulis 9 simfoni. Dua judul yang terkenal di antaranya: Unfinished Symphony (Symphony No. 8 in B minor) dan Great Symphony (Symphony No. 9 in C minor).

Beberapa musik Schubert dibuat dalam bentuk orkes dengan ukuran yang berbeda-beda. Ia telah menulis 100 lagu dan karya-karyanya yang terbaik di antaranya: Who is Sylvia?, Ave Maria, The Trout, dan Serenade. Schubert meninggal dunia pada 19 November 1828 pada usia 31 tahun. Semasa hidupnya, ia telah menghasilkan hampir seribu karya musik.

4. Frédéric Chopin

tokoh musik klasik
wikipedia

Frédéric Chopin lahir di Polandia pada 1 Maret 1810 dari seorang ibu dari Polandia dan ayah ekspatriat Perancis.  Chopin merupakan seorang pemain piano virtuoso dan salah satu komposer terbaik dari Polandia. Ia juga dikenal sebagai salah satu musisi romantik terbaik dan terbesar di dunia. Ia meninggal dunia pada 17 Oktober 1849.

5. Georg Friedrich Händel

tokoh musik klasik
wikipedia

Georg Friedrich Händel lahir di Halle, Jerman, pada 23 Februari 1685.  Händel adalah seorang komponis musik Barok Jerman yang menghabiskan sebagian besar masa hidupnya di Britania Raya. Ia juga merupakan pencipta musik terkemuka oratorio, concerti grossi, dan opera. Beberapa karya musiknya yang terkenal di antaranya: Messiah, Water Music, dan Fireworks Music.

Händel adalah komponis besar yang banyak diagungkan oleh berbagai gerakan, seperti Anglikan, Protestan, dan Katolik. Ia mengakhiri masa hidupnya di London pada 14 April 1759.


Baca juga: 10 Fungsi Seni Musik Utama dalam Kehidupan Manusia


6. Wolfgang Amadeus Mozart

mozart
wikipedia

Johannes Chrysostomus Wolfgangus Gottlieb Mozart lahir di Salzburg, Austria, pada 27 Januari 1756. Ia merupakan salah satu tokoh penting yang membawa pengaruh besar pada zaman musik klasik atau romantik. Semasa hidupnya, ia telah menciptakan sekitar 700 lagu yag termasuk di dalamnya musik paduan suara, musik opera, dan musik piano. Masa hidupnya berakhir pada 5 Desember 1791 di Wina, Austria, pada saat menginjak usia 35 tahun.

Beberapa karya terbaiknya di antaranya: Die Zauberflöte dan opera Don Giovanni. Karya-karyanya diurutkan dalam katalog Köchel – Verzeichnis dan karya Mozart dianggap sebagai mahakarya musik zaman klasik Giuseppe Fortunino Francesco Verdi.

7. Giuseppe Verdi

tokoh musik klasik
wikipedia

Giuseppe Fortunino Francesco Verdi lahir di Le Roncole, Italia, 10 Oktober 1813. Ia adalah seorang komponis Italia dari era romantik yang menonjol dengan karya-karya opera ciptaannya. Namanya disejajarkan dengan Richard Wagner sebagai komponis opera paling berpengaruh pada abad ke-19. Ia juga mendominasi dalam dunia musik Italia setelah Bellini, Donizetti, dan Rossini.

Karya-karya musik opera Verdi kerap dipentaskan di teater opera di seluruh dunia. Sejumlah lagu dari opera-opera ciptaannya telah diserap ke dalam budaya populer, seperti: “La donna è mobile” dari opera Rigoletto, “Libiamo ne’ lieti calici” (The Drinking Song) dari opera La traviata, “Va, pensiero” (The Chorus of the Hebrew Slaves) dari Nabucco, “Coro di zingari” dari Il trovatore dan “Grand March” dari Aida.

8. Gustav Mahler

Giuseppe Verdi
wikipedia

Gustav Mahler lahir pada 7 Juli 1860, merupakan salah satu komposer tebaik berkebangsaan Austria. Sejak tahun 1881, ia mulai berkarier sebagai konduktor dan mulai terkenal ketika menjadi pemimpin konduktor di sebuah gedung opera. Pada tahun 1901, Gustav Mahler pindah ke villa baru di Danau Majernigg – Carinthia. Pada 18 Mei 1911, masa hidupnya berakhir di sana.

9. Johann Sebastian Bach

johann sebastian bach
britannica.com

Johann Sebastian Bach lahir di Eisenach, Jerman, 21 Maret 1685. Ia merupakan seorang komponis besar berkebangsaan Jerman. Ia banyak mengembangkan dan menggubah musik untuk alat musik organ, harpischord, clavichord, dan juga untuk orkestra. Semasa hidupnya, ia telah menggubah sebanyak lebih dari 1000 lagu. Karyanya yang paling terkenal adalah satu set lagu Bach, Brandenburg Concertos dan sebuah lagu gereja Mass in B minor.

10. Johannes Brahms

Johannes Brahms
britannica.com

Johannes Brahms  lahir di Hamburg, 7 Mei 1833, merupakan seorang komponis dan pianis dari Jerman, salah satu musisi utama pada zaman romantik. Meski ia lahir di Jerman, namun kemudian ia lebih banyak berkarya di Wina, Austria.  Selama masa hidupnya, Brahms sangat populer dan berpengaruh dalam dunia musik. Ia menciptakan komposisi musik untuk piano, ansambel musik kamar, orkestra simfoni, serta untuk penyanyi dan paduan suara.

Sebagai seorang pianis, ia seringkali menampilkan sendiri karya-karya perdana-nya. Ia juga banyak melakukan kolaborasi dengan penampil-penampil utama di masanya, termasuk pianis Clara Schumann (istri komponis Robert Schumann). Banyak dari karyanya yang menjadi bagian dari repertoar standar konser klasik hingga saat ini. Salah satu karyanya yang paling populer adalah “Wiegenlied” (“Lagu Nina Bobo”, atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan “Brahms’ Lullaby”).

11. Ludwig van Beethoven

Ludwig van Beethoven
wikipedia

Ludwig van Beethoven dilahirkan di Bonn, Jerman, pada Desember 1770. Ia adalah seorang komponis musik klasik berkebangsaan Jerman. Hasil karyanya yang paling terkenal adalah simfoni kelima dan kesembilan, juga lagu piano “Für Elise”. Ia dianggap sebagai salah seorang komponis terbesar dan merupakan tokoh penting dalam masa peralihan dari Zaman Klasik ke Zaman Romantik.

Semenjak masih muda, Beethoven adalah pianis berbakat dan populer di kalangan orang-orang penting dan kaya di Wina, Austria, tempat tinggalnya. Namun pada tahun 1801, ia mulai mengalami masalah pendengaran. Ketuliannya semakin parah hingga pada 1817 ia menjadi tuli sepenuhnya. Meskipun ia tak bisa lagi bermai dalam konser, ia masih terus menciptakan komposisi musik yang justru di masa-masa inilah ia menghasilkan karya-karya besar.

Ludwig van Beethoven kemudian menjalani sisa-sisa masa hidupnya di Wina dan wafat pada 26 Maret 1827. Selama masa hidupnya, ia tak pernah menikah.

12. Pyotr Ilyich Tchaikovsky

tokoh musik klasik
biography.com

Pyotr Ilyich Tchaikovsky (Peter Ilyich Tchaikovsky) lahir di Kamsko-Votkinsk, 7 Mei/25 April 1840, adalah seorang komposer Rusia pada zaman zaman musik Romantik. Ia banyak menulis musik balet seperti “Danau Angsa” dan “Pemecah Kacang”. Musik ciptaannya dikenal dan digemari lantaran ciri khas Rusia-nya serta harmoni yang kaya dan melodinya yang indah.

Meskipun begitu, musik-musiknya lebih kebarat-baratan dibandingkan dengan komponis-komponis Rusia pada zamannya, karena ia mengkombinasikan unsur-unsur luar negeri dengan melodi rakyat yang nasionalistik. Tchaikovsky meninggal dunia pada 6 November/25 Oktober 1893 di St. Petersburg.

13. Richard Wagner

Richard Wagner
wikipedia

Wilhelm Richard Wagner lahir di Leipzig, Jerman, pada 22 Mei 1813, adalah seorang penulis, pakar teori musik, dan komponis berpengaruh berkebangsaan Jerman. Namun dari sekian banyak karyanya, karya yang paling terkenal adalah karya opera ciptaannya. Musiknya masih sering dimainkan, yan gpaling terkenal di antaranya: “Ride of the Valkyries” dari Die Walküre dan “Bridal Chorus” dari Lohengrin.

Wagner juga merupakan seorang tokoh yang cukup kontroversial akibat berbagai inovasi baru dalam musik dan dramanya, ditambah ia adalah seorang pendukung pemikiran-pemikiran anti-semitisme. Dalam sejarah musik, ia digolongkan sebagai komponis Zaman Romantik. Masa hidup Wagner berakhir pada 13 Februari tahun 1883 pada usia 69 tahun.

14. Robert Schumann

robert schumann
wikipedia

Robert Schumann lahir di Zwickau, 8 Juni 1810, adalah seorang penggubah lagu dan pianis Jerman. Ia dipandang sebagai salah satu komponis musik terpenting zaman Romantik Eropa. Ia juga dikenal sebagai seorang kritikus musik terkenal dalam sejarah. Robert Schumann mengakhiri masa hidupnya pada 29 Juli 1856 di Bonn, pada umur 46 tahun.

Seorang cendekiawan yang bersifat estetikus, musiknya menggambarkan sifat romantisme yang sangat pribadi. Mawas diri dan sering bertingkah, karya-karya musik pertamanya menjadi semacam percobaan untuk melepaskan diri dari tradisi bentuk dan struktur klasik yang dianggapnya terlalu membatasi.

15. Sergei Rachmaninoff

tokoh musik klasik
wikipedia

Sergei Vasilievich Rachmaninoff adalah seorang komponis, pianis, dan dirigen Rusia yang lahir pada 1 April 1873. Rachmaninoff lahir dari latar belakang musik, ia belajar piano sudah sejak menginjak umur empat tahun. Ia lulus dari Konservatorium Moskwa pada 1892.

Selama masa studinya, ia menggubah karya musik untuk piano dan orkestra. Namun setelah menerima ulasan yang buruk pada Simfoni No. 1, ia mengalami depresi panjang selama empat tahun.Setelah keluar dari masa depresinya, Rachmanninoff selesaikan Simfoni No. 2 pada tahun 1901 dan mendapatkan tinjauan yang sangat baik.

Revolusi Rusia mengakibatkan Rachmanninoff harus meninggalkan Rusia dan bertolak menuju Kota New York, Amerika Serikat. Karena sebagai sumber pendapatan utama, ia melakukan tur konser sebagai pianis dan konduktor yang mengakibatkan dirinya hanya menulis 6 karya selama 1918 – 1943.

Di tahun 1942, kondisi kesehatannya mulai menurun yang menyebabkan ia harus pindah ke Beverly Hills, California. Rachmanninoff meninggal dunia pada 28 Maret 1943 dan sebulan sebelumnya, ia mendapatkan kewarganegaraan Amerika Serikat.


Baca juga: Merunut Jenis-Jenis Seni Musik Berdasarkan Perkembangan Zaman


 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *